• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Jumat, Januari 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum : Kami Pikir-pikir untuk Banding

Desember 1, 2021
in PEMERINTAHAN
475
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSARINVESTIGASI.ID Makassar — Terdakwa Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah divonis lima tahun penjara karena terbukti menerima suap dan gratifikasi. Atas putusan tersebut, penasihat hukum Nurdin Abdullah, Irwan Irawan, mengatakan pihaknya masih akan berembuk dengan tim dan klien untuk proses banding.

“Kami pikir-pikir banding, kami konsolidasi dulu baru bersikap dengan mengedepankan sikap klien kami,” ucap Irwan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, Senin malam 29 November 2021.

Baca:

DPW PSMP SULSEL “Mendesak Bupati Dan Wakil Bupati Luwu Lakukan Evaluasi Atas Kinerja Kadis Pendidikan Luwu dan PPK”

DPW PSMP Desak Kajati dan Kajari Audit Pakaian Seragam Disdik Luwu 

Aktivis Muda Lokal Luwu Mendesak Bupati dan Wakilnya Copot Kadis Pendidikan Kabupaten Luwu

Dalam sidang tersebut, Ketua majelis hakim, Ibrahim Palino mengatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama. Sehingga ia dijatuhi hukuman pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp 500 juta, jika tak dibayar maka diganti empat bulan penjara.

“Majelis hakim sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU),” kata Ibrahim saat membacakan putusannya, Senin malam 29 November 2021.

Terdakwa juga dijatuhi pidana uang penganti Rp 2,1 miliar dan 350 ribu dollar Singapura. Apabila sebulan setelah perkara ini tak diganti maka harta kekayaannya akan dirampas untuk menutupi kerugian negara atau diganti pidana penjara selama 10 bulan.

“Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana berdasarkan pertimbangan dan rasa keadilan,” tutur dia.

Selain itu, lanjut dia, terdakwa juga dicabut hak politiknya selama tiga tahun setelah menjalani pidana pokok. “Putusan ini bisa diterima, kalau tidak silahkan banding,” ucap Ibrahim. “Kita kasih waktu tujuh hari terdakwa untuk berpikir. Kalau lewat maka dinyatakan putusan ini diterima dan sah.”

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi Zainal Abidin mengapresiasi putusan majelis hakim yang memvonis lima tahun penjara terdakwa. Meskipun tuntutan awal jaksa enam tahun penjara.

“Tapi sebagian besar putusan ini sudah diambil alih tuntutan kita, baik penerapan pasal, analisisnya, uang pengganti, dan fakta-fakta hukum,” ucap Zainal.

Setelah ini, kata dia, jaksa akan melaporkan ke pimpinan KPK sekaligus konsolidasi langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya. Hal ini karena ada item dari tuntutan jaksa ditolak oleh hakim, misalnya pembelian lahan dikembalikan ke Pemerintah Sulsel dan pembukaan blokir ATM terdakwa.

“Kita akan analisa lebih lanjut masih ada waktu tujuh hari sikap apa yang akan diambil,” ujar dia.

Terdakwa Nurdin Abdullah divonis lima tahun penjara karena melanggar Pasal 12 huruf a (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif tersebut juga dinilai telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 12 B ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Previous Post

DPN Perkasa Makassar Tekankan Tukang Harus Bersertifikasi

Next Post

Muh. Bahar Razak : Hati-hati bicara tentang Eks Kebun binatang.

Related Posts

DPW PSMP SULSEL “Desak Krimsus Polda Sulsel Tetapkan Tersangka Bupati dan Sekda Takalar Periode 2017-2022”

DPW PSMP SULSEL “Mendesak Bupati Dan Wakil Bupati Luwu Lakukan Evaluasi Atas Kinerja Kadis Pendidikan Luwu dan PPK”

by Makassar Investigasi
Januari 7, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Bupati H. Patahudding dan Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak di minta mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan...

DPW PSMP SULSEL “ Kami akan Melaporkan Oknum Yang Melakukan Pungli Pada Penerima Dana PIP di Kab. Luwu”

DPW PSMP Desak Kajati dan Kajari Audit Pakaian Seragam Disdik Luwu 

by Makassar Investigasi
Januari 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Lembaga DPW PSMP melalui sekjend Mulyadi S.H mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati) dan Kepala...

Aktivis Tantang Bupati Luwu Tutup Kafe Ilegal di Ulo-Ulo

Aktivis Muda Lokal Luwu Mendesak Bupati dan Wakilnya Copot Kadis Pendidikan Kabupaten Luwu

by Makassar Investigasi
Januari 6, 2026
0

  MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Aktivis muda lokal berasal dari cilallang Muh. Rifky sapaan akrabnya ikki gribo Mendesak Bupati H....

Proyek Pengadaan Baju Seragam dan Sepatu Sekolah Gratis di Luwu Tuai Sorotan Kalangan Aktivis

Proyek Pengadaan Baju Seragam dan Sepatu Sekolah Gratis di Luwu Tuai Sorotan Kalangan Aktivis

by Makassar Investigasi
Januari 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Lembaga DPW PSMP melalui Sekjend Mulyadi S.H menyoroti Proyek pengadaan baju seragam sekolah gratis di Kabupaten...

Presiden Koalisi Bakal Laporkan Proyek Ruker Wabup Luwu dan Sejumlah Anggaran Belanja Pengadaan OPD Lainnya

Presiden Koalisi Bakal Laporkan Proyek Ruker Wabup Luwu dan Sejumlah Anggaran Belanja Pengadaan OPD Lainnya

by Makassar Investigasi
Januari 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Presiden Koalisi LSM dan Pers Sul-sel Mulyadi S.H bakal melaporkan pekan ini Proyek Rehabilitasi Ruang Kerja...

Ditengah Efisiensi Anggaran, Sejumlah Aktivis Mendesak Presiden RI dan APH Audit Anggaran Disdik Luwu

Ditengah Efisiensi Anggaran, Sejumlah Aktivis Mendesak Presiden RI dan APH Audit Anggaran Disdik Luwu

by Makassar Investigasi
Januari 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Lembaga DPW PSMP melalui Sekjend Mulyadi S.H menyoroti sejumlah anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Luwun yang diduga...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

3 tahun ago
Kecamatan Tamalate Berhasil Menyabet Juara 1 Perayaan Hari Jadi Kota Makassar Ke 415

Kecamatan Tamalate Berhasil Menyabet Juara 1 Perayaan Hari Jadi Kota Makassar Ke 415

3 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In