MAKASSARINVESTIGASI.ID makassar — Untuk menjamin status, fungsi, kondisi hutan dan kawasan hutan dilakukan upaya perlindungan hutan yaitu mencegah dan membatasi kerusakan hutan yang disebabkan oleh perbuatan manusia-manusia yang tidak bertanggungjawab seperti yang terjadi di Patuku Desa Parigi Kecamatan TinggiMoncong Kabupaten Gowa dan Sejogyanya Aparat Penegak Hukum segera mengambil langkah tegas. Apalagi Kelompok Tani patuku melalui Pengaduan Abd. Gani alias Dg. Ganing itu sudah menyampaikan surat resmi kepada Gubernur, Panglima Kodam Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Bupati Gowa dan bahkan Ke Dinas Kehutanan sulsel. Ujar Ibar Saputra (Ketua umum Lembaga Kontrol Keuangan Negara-LKKN).
Untuk menghindari Masalah yang lebih luas, apalagi adanya issu pelaku akan melakukan Pembakaran di patuku, tentunya ini sudah sangat berbahaya bagi kehidupan Masyarakat sekitar.
Padahal ujar Ibar, untuk memperoleh manfaat yang optimal dari hutan dan kawasan hutan bagi kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat yang ada di patuku, maka pada prinsipnya semua hutan dan kawasan hutan dapat dimanfaatkan dengan tetap memperhatikan sifat, karakteristik, dan kerentanannya dari perbuatan Jahat manusia dan hal itu merupakan tugas Aparat Pemerintahan untuk mempertahankan dan menjaga hak-hak negara, masyarakat dan perorangan atas hutan, kawasan hutan dan hasil hutan serta investasi dan perangkat yang berhubungan dengan pengelolaan hutan. Imbuh Ibar.
“Kami dari NGO sangat percaya dengan Bupati Gowa yang akan turun langsung dan tidak hanya menerima laporan dari bawahan, karena bawahan bisa saja bagian dari pelaku Mafia tanah yang sengaja mendorong Orang-orang dari luar patuku lalu menyerang Warga patuku.”
Kemudian ujar ibar pula, aparat harus menyadari pula bahwa saat ini warga Patuku sebahagian masih Berlindung di hutan akibat serangan Para Preman di patuku. Perlu pula disadari bahwa kita di sulsel ini masih membutuhkan petani termasuk petani Patuku. Kemudian jangan salah, karena orang yang cerdas membutuhkan orang yang kurang cerdas untuk memimpin mereka. Ketika sebuah tim terdiri dari sekumpulan ilmuwan, yang terbaik adalah memiliki seorang petani yang memimpin. Cara berpikirnya berbeda. Kemudian harus tetap menjadi pedoman kita, Lebih mudah untuk menang jika anda melihat orang-orang dari sudut pandang yang berbeda. Tutupnya.






