MAKASSARINVESTIGASI.ID MAKASSAR — Pelindungan Pertanian dilaksanakan dengan sistem pengelolaan terpadu guna mewujudkan tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya, berikut Petani, Pelaku Usaha, dan masyarakat itu sendiri. Problema yang dialami Warga dan atau Para Petani Patuku yang menghembuskan adanya dugaan perrmainan Mafia Tanah sangat besar pengaruhnya terhadap masa depan Petani Patuku secara keseluruhan yang dapat diketahui bahwa Pendapatan Warga Patuku yang selama ini menjadi Topangan hidup mereka hanya dari Pengolahan Gula merah dan Madu yang tidak seberapa Penghasilannya, Ujar Muh. Aslan Dg. Rapi (Ketua Umum Lembaga Pengembalian Aset Rakyat Indonesia-L-PARI).
Sangat memprihatinkan jika Petani Gula merah di aniaya dengan cara yang tidak sesuai aturan main Pertanahan yang nyata-nyata di PBB tercantum P2 kenapa bisa ada rincik seperti yang terjadi di patuku itu. mereka Para petani Patuku itu hanya sekedar mencari makan untuk kehidupannya sehari-hari yang juga sekaligus Melaksanakan Program Pemerintah dalam mensukseskan Gerakan Nasional Rehabilitasi hutan dan Lahan (GNRHL). Kemudian yang kita ketahui bahwa petani itu adalah seorang yang berkeyakinan baik, orang yang bermoral tinggi, dan memiliki cinta kepada kebebasan yang kokoh dan kerja seorang guru tidak ubahnya seperti kerja seorang Petani yang senantiasa membuang duri serta mencabut rumput yang tumbuh di celah-celah tanamannya. Pertanyaan-nya : masih kah kita berniat Menzolimi petani? Dan apakah kita terus-menerus membiarkan perbuatan Zolim yang nyata-nyata dilakukan dihadapan mata kita? Tanya Aslan.
Harapan kami bagi masyarakat yang tidak memiliki kekuasaan, hanya berharap ada langkah Kongkrit untuk penyelesaian dari pemegang kekuasaan untuk para petani kita pada umumnya, dan di patuku pada khususnya. Semoga dari aparat penegak hukum pun dapat segera mengambil sikap tegas agar perbuatan-perbuatan para mafia tanah tidak mengarah kepada Destinasi Wisata Malino yang dapat membahayakan Program Pariwisata yang kita jaga bersama. Tutupnya.



