• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Jumat, Maret 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home DAERAH

Kaleidoskop Sulawesi Barat Mengikuti Perhelatan PENAS XVI Padang (Part II)

Juni 19, 2023
in DAERAH, PEMERINTAHAN, POLITIK
Kaleidoskop Sulawesi Barat Mengikuti Perhelatan PENAS XVI Padang (Part II)
480
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSARINVESTIGASI.ID Makassar | Perjalanan berlanjut hingga Palembang, namun bus executive yang dijanjikan naradamping tak kunjung ada untuk menggantikan bus pariwisata yang ada saat ini. Para peserta rombongan mulai melakukan protes, terlebih saat insiden guncangan pada malam harinya membuat 2 orang peserta cedera ringan. Seorang peserta yang duduk di bangku belakang mengalami benjol pada bagian kepala karena terantuk saat bus berguncang, yang seorang lagi mengalami lecet dibagian lutut. Miris, sebab insiden cidera itu tidak dilanjutkan dengan perawatan medis. Maklum, tak ada tenaga kesehatan yang ikut dalam rombongan. Pun tak ada obat-obatan sederhana untuk tindakan ringan.

Kondisi sempit dan tidak nyaman membuat beberapa peserta yang mulai berumur dan wanita mulai merasakan penurunan stamina drastis dan sakit badan. Ibu Mulyani Banteng, salah satu peserta rombongan bahkan mengalami muntah dan batuk saat rombongan berada di Riau. Sekali lagi, kondisi itu tidak menjadi pertimbangan naradamping untuk mengganti kendaraan. Alasannya selalu berubah, mulai dari pertimbangan kekhawatiran tidak adanya bus yang digunakan di Padang nantinya hingga alasan *”ini arahan pak kadis”* menjadi senjata penenang yang tidak mujarab mengobati perasaan anggota rombongan. Pertengkaran menghiasi hampir setiap persinggahan.

Baca:

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Keluhan dari peserta rombongan pun makin beragam. Perkiraan waktu ketibaan yang dipastikan mepet dengan pembukaan PENAS membuat peserta was-was tidak memiliki waktu istirahat setelah staminanya terporsir di jalan. Belum lagi jatah lauk setiap kali makan dibatasi hanya boleh ambil satu saja. Hingga beberapa peserta rombongan yang merasa punya porsi makan lebih banyak dari rata-rata memilih membayar sendiri makanannya. Puncaknya ketika rombongan terpaksa menahan lapar tanpa makan siang dan makan malam hingga tiba di pemondokan dengan alasan mengejar waktu ketibaan. Alhasil, rombongan tiba H -1 dinihari dalam kondisi kelaparan. Penulis sendiri lansung bergerilya mencari warung bersama seorang teman, namun nihil. Semua warung sudah tutup, sehingga dengan terpaksa hanya mengganjal perut dengan sebungkus mi instan dan dua potong bakwang yang sudah alot sisa sore harinya.

Pagi harinya, setelah istirahat sekedar “tidur-tidur ayam”. Meski dalam kondisi masih kelelahan, namun demi kelancaran kegiatan, ketua rombongan dan anggota lainnya sepakat untuk briefing. Mengingat pengetahuan kondisi lapangan dan kegiatan masih minim. Mirisnya, urusan Id Card dan BPJS peserta bahkan belum beres dan harus diurus hari itu juga sebelum memasuki arena kegiatan keesokan harinya (bahkan hingga detik tulisan ini dirilis, BPJS belum selesai).

Tanpa sadar, penulis mulai membandingkan kegiatan nasional yang pernah penulis ikuti sebelumnya. Di mana, akan selalu ada tim pendahulu yang bertugas memahami lapangan, administrasi dan kemungkinan kondisi kegiatan yang akan berlansung. Jika panitia pemberangkatan PENAS XVI memiliki tim pendahulu, semestinya kondisi-kondisi teknis seperti perjalanan bisa diantisipasi atau setidaknya ada rencana antisipasi yang disiapkan. Tutur salah satu peserta.

Previous Post

“Penggugat Tanah Patuku Akhirnya Kalah Telak Pada 2 Badan Peradilan

Next Post

LSM PERAK Pangkep Resmi Dilantik dan Dikukuhkan 

Related Posts

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

by Makassar Investigasi
Maret 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Jakarta — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar Sarasehan Kebangsaan dan Launching Logo Milad...

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

by Makassar Investigasi
Maret 4, 2026
0

Sahrul Ariansyah Ketua Bidang Pembinaan Kader KAMMI Daerah Makassar MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Peristiwa penembakan di kawasan Toddopuli, Makassar, yang...

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

by Makassar Investigasi
Maret 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - 2026, Penembakan yang terjadi di kawasan Toddopuli, Kota Makassar, hingga merenggut nyawa seorang warga adalah alarm...

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

by Makassar Investigasi
Maret 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar — Peristiwa penembakan yang terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu pagi (1/3/2026)...

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

by Makassar Investigasi
Februari 27, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Peristiwa pembacokan terhadap mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bukan sekadar tindak kriminal. Ini adalah...

“Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Arah Gerak : Pelantikan dan RAKERWIL DPW V ITHLA Periode 2025–2026”

“Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Arah Gerak : Pelantikan dan RAKERWIL DPW V ITHLA Periode 2025–2026”

by Makassar Investigasi
Februari 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Dewan Pimpinan Wilayah V Ittihadu Thalabati al-Lughah al-‘Arabiyah bi Indonesia (DPW V ITHLA) sukses menyelenggarakan Pelantikan dan Rapat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

4 tahun ago
IMB Izin Mendirikan Bangunan

IMB Izin Mendirikan Bangunan

2 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In