• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

Pengadaan Rumput Laut Untuk 15 Kab/Kota di Sulawesi Selatan Mendapat Sorotan Tajam Dari Aktivis Anti Korupsi

November 5, 2025
in PEMERINTAHAN
502
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Paket pekerjaan penyediaan prasarana pembudidayaan ikan dilaut dan bantuan sarana prasarana rumput laut (bibit rumput laut) di Sulawesi Selatan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan mendapat sorotan tajam dari aktivis anti korupsi Dody Alfayed.

Baca:

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

Perkuat Tata Kelola Institusi, PIP Makassar Gelar Rapat dan Sertijab Dewan Pengawas

Dody panggilan akrabnya, mengatakan ke awak media Makassar Investigasi (05/10/2025) bahwa dari 15 Kabupaten/Kota penerima bantuan tersebut, tidak semuanya mendapatkan bantuan secara utuh, sehingga diduga sebahagian bibit dimanipulasi dengan cara mengurani volume bibit dengan maksud dan tujuan tertentu, dimana diketahui distribusi bantuan bibit rumput laut tersebut diperuntukkan untuk para petani rumput laut pada 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Selatan.

Dody menjelaskan, pengurangan volume bibit yang akan diserahkan ke petani rumput laut akan berakibat tidak terlaksananya program yang telah direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan hal tersebut sudah barang tentu melenceng dari target dan sasaran bantuan.

Lanjut Dody, perlu diketahui pengadaan bibit rumput laut diperuntukkan untuk masyarakat pembudidayaan rumput laut di 15 Kab/kota yang ada di Sulawesi Selatan yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sulawesi Selatan TA. 2025 dengan total perkiraan biaya sebesar Rp. 3.732.000.000,- dimana diketahui jumlah paket untuk 15 Kab/kota sebanyak 2.000 Unit yang mempunyai spesifikasi bibit seperti Bibit Rumput Laut Cottonii dengan volume 555,000 Kg yang berusia 25 – 30 hari, dan Bibit Rumput Laut Euchema Spinosum dengan volume  45,000 Kg yang berumur 25 – 30 hari.

Menurut Dody, pemberian bantuan bibit ke petani rumput laut bertujuan selain untuk peningkatan pembangunan disektor perikanan, juga untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan pendapatan pembudidaya, memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan dan melestarikan sumber daya alam serta lingkungan hidup, sehingga sektor perikanan akan mampu menambah pendapatan bagi masyarakat dan dapat menurunkan angka kemiskinan dan memberikan peluang kerja di pedesaan.

Namun tujuan tersebut bertolak belakang dengan kenyataan yang ada dilapangan, dimana patut diduga kuat telah terjadi penyalahgunaan bibit rumput laut antara lain :

  1. Kualitas bibit yang buruk dan tidak sesuai dengan spesifikasi bibit yang dipersyaratkan.
  2. Praktik bisnis yang tidak etis (monopoli/penipuan)
  3. Berpotensi berdampak pada lingkungan karena dibudidayakan secara tidak diatur.

Bahwa dugaan penyalahgunaan bibit rumput laut yang terjadi pada Paket pekerjaan penyediaan prasarana pembudidayaan ikan dilaut dan bantuan sarana prasarana rumput laut (bibit rumput laut) di Sulawesi Selatan berdasarkan hasil investigasi kami ditemukan menggunakan bibit kualitas yang rendah karena sudah rusak dan layu.

Akibat dari rusaknya bibit tersebut, maka beberapa Petani di 15 Kab/Kota menolak bantuan bibit dari pemerintah karena kondisi bibit yang sudah rusak, karena jika tetap dipaksakan akan menyebabkan kegagalan panen dan kerugian finansial, begitu pula dengan bibit yang tidak sehat dapat menyebabkan penyebaran penyakit seperti “ice-ice”, yang merusak thallus rumput laut sehingga menimbulkan kerugian besar bagi pembudidaya.

Dody menegaskan bahwa kualitas bibit yang buruk secara langsung berkorelasi dengan penurunan produksi rumput laut secara keseluruhan, hal itu terjadi karena adanya penyalahgunaan serta adanya dugaan praktik monopoli atau monopsoni oleh badan usaha tertentu dalam pengadaan bibit rumput laut dapat merugikan petani kecil dan menghambat persaingan sehat di pasar.

Olehnya berdasarkan permasalahan tersebut, maka patut diduga bantuan bibit dari pemerintah dikorupsi atau disalahgunakan oleh oknum tertentu, sehingga diperlukan penerapan regulasi yang ketat, pada distribusi bibit dan penegakan hukum terhadap praktik bisnis yang tidak etis, serta perhatian pada aspek keberlanjutan lingkungan sebab bantuan tersebut bertujuan untuk kesejahteraan petani.

Guna mencegah kerugian yang lebih besar lagi, maka kami aktivis anti korupsi Sulawesi Selatan akan melakukan pelaporan resmi ke aparat  penegak hukum atas penyalahgunaan bibit dan ketidaksesuaian spesifikasi bibit serta adanya pengurangan volume pada pendistribusian bibit rumput laut di 15 Kab/Kota, hal itu bertujuan untuk mencegah terjadi kerugian negara dan masyarakat yang lebih besar, namun apabila laporan kami tidak mendapatkan apresiasi  maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa guna menegakkan supremasi hukum terkait kerugian keuangan daerah. Tegas Dody.(**ML)

Previous Post

DPP LANTIK Unjuk Rasa Didepan Mapolda Sulsel Menuntut Adanya Transparansi, Terkait Adanya Dugaan Penyimpangan Anggaran Pada Satker Polda Sulsel T.A 2023-2024

Next Post

Kejati Sulsel Menuai Kritik : Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Pungli PPG dan Korupsi Revitalisasi Rp87 Miliar UNM.

Related Posts

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

by Makassar Investigasi
Juli 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| SINJAI, SULAWESI SELATAN – Alokasi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

by Makassar Investigasi
Juni 28, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu, LIKMA INDONESIA Mewakili Bupati Camat Burau menghadiri kegiatan Syukuran dan Pesta Panen Padi (Kesenian Dero) di Kampung...

Perkuat Tata Kelola Institusi, PIP Makassar Gelar Rapat dan Sertijab Dewan Pengawas

Perkuat Tata Kelola Institusi, PIP Makassar Gelar Rapat dan Sertijab Dewan Pengawas

by Makassar Investigasi
Juni 22, 2026
0

MAKASSARINVETIGASI.ID MAKASSAR – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar secara resmi melaksanakan Rapat sekaligus Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dewan Pengawas. Agenda...

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

by Makassar Investigasi
Juni 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 18 Juni 2026 – KAMMI Daerah Makassar melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri Makassar untuk menyampaikan aspirasi terkait...

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

by Makassar Investigasi
Juni 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Reformasi 1998 lahir sebagai tonggak penting demokrasi Indonesia. Ia membawa mandat besar: kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional setiap...

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar Gelar Seleksi Beasiswa PT Pertamina Foundation Bagi Taruna Terbaik

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar Gelar Seleksi Beasiswa PT Pertamina Foundation Bagi Taruna Terbaik

by Makassar Investigasi
Juni 11, 2026
0

MAKASSARINVETIGASI.ID Makassar – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar secara resmi melaksanakan proses seleksi Kadet Beasiswa dari PT Pertamina Foundation bagi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

DIKPUS.LPP.SEGEL.RI, Menduga Ada Penyalahgunaan Anggaran Pada Dinas Pendidikan Kota Palopo Atas Beberapa Paket Pekerjaan Tahun 2025″

8 bulan ago

Diduga Mark-up dan dikerjakan Asal-asalan, Proyek Pembangunan Pagar dan Gerbang RSUD I Laga Ligo Wotu Tuai Sorotan

3 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In