• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Minggu, September 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

Kosmetik Berbahaya Masih Beredar Forum Merah Putih Indonesia “Butuh Keseriusan BPOM Makassar”

Juli 1, 2025
in PEMERINTAHAN
522
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

 

MAKASSAR INVESTIGASI.ID|.            Masih banyaknya produk kosmetik berbahaya yang beredar di Sulawesi Selatan mengundang reaksi keras dari Dewan Pembina Forum Merah Putih Indonesia yang akrab dipanggil Tetta Rubak pada selasa 1 Juli 2025 diruang redaksi Makassar Investigasi, beliau mengatakan bahwa kami menduga pihak BPOM Makassar terkesan lamban dalam menindak skincare-skincare berbahaya, hal itu dapat dibuktikan dari masih banyak orang yang menjual dan memproduksi kosmetik berbahaya di Sulawesi Selatan, dikarenakan berbelit-belitnya birokrasi yang harus dilewati untuk melakukan pelaporan membuat respon BPOM terhadap laporan masyarakat nyaris tak tersentuh.

Baca:

Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan Pungli PBG, Bupati Gowa Husniah Talenrang Terancam Pasal Pencucian Uang

Laporan Mandek 2 Tahun DPP LIRI Datangi Kejati Sulsel Pertanyakan Kelanjutan Kasus Proyek SPAM Mamminasata Rp 153 Miliar. 

FORIS SUL-SEL BAR “Resmi Dibentuk, Satukan Alumni Pesantren Sukseskan Hari Santri 2026”

Menurut Tetta Rubak, hal itu sangat jelas dikatakan oleh Kepala BPOM Makassar pada saat Forum Merah Putih Indonesia melakukan audience di Kantor BPOM Makassar beberapa waktu yang lalu, dimana Kepala BPOM Makassar menyatakan bahwa untuk menindak owner yang terbukti menjual dan memproduksi kosmetik berbahaya harus dilaporkan terlebih dahulu ke BPOM Pusat, dan nanti setelah ada respon dari BPOM Pusat barulah pihak BPOM Makassar bergerak untuk melaksanakan penindakan yang bekerjasama dengan pihak Aparat Kepolisian.

Standar SOP ini perlu dirubah kata Tetta Rubak, sebab bukan tidak mungkin ownernya sudah duluan kabur baru BPOM datang menggerebek, atau bisa saja semua orang sudah terkena dampak berbahaya dari kosmetik illegal barulah BPOM datang melakukan penindakan dan pembinaan, hal itu justru  kedengaran lucu, namun begitulah kenyataannya.

Seharusnya pihak BPOM Makassar lebih intens melakukan edukasi dan ekspose mulai dari menunjukkan nama brandnya dan nama ownernya sehingga ada efek jera yang diberikan kepada para pengusaha skincare agar jangan coba-coba menjual produk berbahaya karena BPOM Makassar akan mempublikasikannya kehalayak ramai.

Namun yang terjadi saat ini pihak BPOM hampir tidak pernah mempublikasikan produk-produk kosmetik yang telah mereka sita secara terbuka, ini terkesan melindungi privasi para owner skincare berbahaya, hal itu dapat dibuktikan dari pernyataan pihak BPOM Makassar yang mengatakan bahwa sudah banyak yang ditindak oleh pihak BPOM Makassar, malah ada yang telah dimusnahkan produknya karena terbukti mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri, hidroquinon dan steroid, namun hal itu nanti kami ketahui setelah kami melakukan audience, sebelumnya kami tidak pernah mengetahui apakah BPOM Makassar bekerja sesuai tupoksinya atau hanya menunggu bola, sehingga pertanyaannya kemudian BPOM dibentuk untuk melindungi masyarakat atau melindungi para owner kosmetik berbahaya… Tegas tetta Rubak.

Pihak BPOM Makassar seharusnya mengikuti trend kemajuan teknologi, dimana dalam melakukan edukasi tidak harus dilakukan secara langsung melalui seminar atau acara tatap muka, namun bisa dilakukan melalui media sosial dan media on line, hal itu bertujuan agar masyarakat luas tahu bagaimana cara kerja BPOM dalam memberantas serta menindaklanjuti laporan masyarakat, jika perlu BPOM  menyebarluaskan bagaimana tata cara pelaporan yang baik agar hal tersebut bisa langsung ditindaklanjuti oleh BPOM Makassar.

Tetta Rubak menambahkan bahwa memang sudah seharusnya pihak BPOM Makassar lebih pro aktif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat serta bergerak cepat untuk melakukan penindakan, karena sampai saat ini masih banyak ditemukan produk-produk kosmetik berbahaya yang beredar, hal itu kami tekankan sebab masyarakat sebagai sosial kontrol wajib mengetahui apa sebenarnya yang dikerjakan oleh BPOM serta apa tujuan BPOM didirikan oleh pemerintah, apakah untuk kemaslahatan masyarakat luas atau untuk golongan pengusaha tertentu.

Bahwa perlu diingat, terungkapnya produk-produk kosmetik berbahaya itu karena adanya edukasi dari para dokter yang ada dijakarta melalui sosila media, seperti yang dilakukan oleh Dokter Oki, Dokter Ditektif, Dokter Richar, Dokter Ekles, Dokter Ikha, dan Nikita Mirzani, yang mana mereka adalah salah satu Cikal Bakal turunnya BPOM Pusat untuk melakukan Investigasi dan Penyitaan terhadap Produk-produk kosmetik di Makassar yang telah di reviu sebelumnya oleh para Dokter tersebut, dan kami menduga sekiranya hal ini tidak viral di media sosial maka kami yakin pihak BPOM Sulsel dan BPOM Pusat berserta Polda Sulsel tidak akan melakukan penindakan.

Bahwa dasar hukum BPOM dalam melakukan penindakan sangat jelas diatur dalam Peraturan perundang-undangan seperti :

  1. Undang-Undang RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
  2. Permenkes No. 1175/Menkes/PER/VIII/2010 tentang Izin Produksi Kosmetika.
  3. Permenkes No. 63 Tahun 2013 Perubahan Atas Permenkes No. 1175/MENKES/PER/VIII/2010 Tentan Izin Produksi Kosmetika.
  4. Peraturan BPOM No. 12 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pengajuan Notifikasi Kosmetika.
  5. Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2004 Tentang Keamanan, Mutu dan Gisi Pangan.
  6. Peraturan Kepala BPOM RI No. HK.03.1.23.23.04.12.2207 Tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.
  7. Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No. 9 tahun 2008 tentang Larangan Pengunaan Bahan Kimia.

Bahwa berdasarkan peraturan tersebut seharusnya pihak BPOM Sulsel tidak terkesan mandul dalam melaksankan tugas sehingga wajib hukumnya melakukan pengumuman pemblokiran atas produk-produk Skincare berbahaya karena telah terbukti mengandung bahan berbahaya berdasarkan hasil uji laboratorium BPOM Makassar, bukan malah nenutup-nutupi hasil temuan atas brand kosmetik berbahaya…. tutup tetta rubak mengakhiri pembicaraan.(ML*)

Previous Post

Banyaknya Jalan dan Jembatan  Yang Rusak  FMPI Soroti Kinerja “Dinas Bina Marga Prov. Sulsel”

Next Post

Assesment Karyawan PDAM Makassar Jangan Dijadikan Burgening Politik

Related Posts

Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan Pungli PBG, Bupati Gowa Husniah Talenrang Terancam Pasal Pencucian Uang

Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan Pungli PBG, Bupati Gowa Husniah Talenrang Terancam Pasal Pencucian Uang

by Makassar Investigasi
September 25, 2026
0

MAKASSARINVESTIGASI.ID - JAKARTA | Direktur Penindakan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Dirtindak Kortas Tipidkor) Polri, Brigjen Pol. Roberthus Yohannes De...

Laporan Mandek 2 Tahun DPP LIRI Datangi Kejati Sulsel Pertanyakan Kelanjutan Kasus Proyek SPAM Mamminasata Rp 153 Miliar. 

Laporan Mandek 2 Tahun DPP LIRI Datangi Kejati Sulsel Pertanyakan Kelanjutan Kasus Proyek SPAM Mamminasata Rp 153 Miliar. 

by Makassar Investigasi
September 21, 2026
0

KASSARINVESTIGASI.ID | MAKASSAR - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat (DPP LSM) LIRI mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan...

FORIS SUL-SEL BAR “Resmi Dibentuk, Satukan Alumni Pesantren Sukseskan Hari Santri 2026”

FORIS SUL-SEL BAR “Resmi Dibentuk, Satukan Alumni Pesantren Sukseskan Hari Santri 2026”

by Makassar Investigasi
September 16, 2026
0

FORIS SUL-SEL BAR Resmi Dibentuk, Satukan Alumni Pesantren Sukseskan Hari Santri 2026 MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 21/09/2026 — Sejumlah organisasi ikatan...

“KAMMI Makassar Desak Pertamina Bertanggung Jawab”

“KAMMI Makassar Desak Pertamina Bertanggung Jawab”

by Makassar Investigasi
September 13, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Ketua Umum KAMMI Daerah Makassar, Sahrul Ariansyah, menyatakan dukungan terhadap tuntutan Pimpinan Wilayah KAMMI Sulawesi Selatan terkait...

Langkah Awal Menuju Masa Depan: PIP Makassar Resmi Buka Madatukar Calon Taruna Angkatan XLVII

Langkah Awal Menuju Masa Depan: PIP Makassar Resmi Buka Madatukar Calon Taruna Angkatan XLVII

by Makassar Investigasi
Agustus 24, 2026
0

MAKASSARINVESTIGASI.ID | MAKASSAR — Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar secara resmi memulai Upacara Pembukaan Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) bagi...

Peringati HUT Ke-81 RI, Politeknik Pelayaran Barombong Gelar Upacara Khidmat dan Berbagai Perlombaan

Peringati HUT Ke-81 RI, Politeknik Pelayaran Barombong Gelar Upacara Khidmat dan Berbagai Perlombaan

by Makassar Investigasi
Agustus 17, 2026
0

MAKASSARINVESTIGASI.ID | MAKASSAR – Politeknik Pelayaran Barombong sukses menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Adakan Pertemuan Mendadak di Cafe Terapung, Ini Kata Ketua LSM PERAK

4 tahun ago

Terindikasi Mengabaikan Rambu Keselamatan Pengguna Jalan , DPP Lantik Soroti Pekerjaan Preservasi Jalan Hertasning

6 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In