• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home DAERAH

Penjudi Sabung Ayam Ancam Jurnalis Media Online Setelah Diberitakan

Agustus 25, 2026
in DAERAH, Investigasi, KRIMINAL, PERISTIWA
Penjudi Sabung Ayam Ancam Jurnalis Media Online Setelah Diberitakan
484
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Gowa, Ada yang berubah di rumah seorang jurnalis Matanusantara.co.id, Ramli, pada Selasa dini hari (25/8/2026). Ketika sebagian besar warga telah terlelap, tiga pria disebut datang dan berada di sekitar kediamannya sekitar pukul 00.30 WITA.

Kedatangan itu terjadi tak lama setelah Matanusantara.co.id menyoroti dugaan praktik perjudian dalam pertandingan ayam Bangkok di Borong Rappo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Baca:

BREAKING NEWS : Pekan Depan, Gabungan Lembaga Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Rumah Dinas SDN 476 Makalua ke APH

Koalisi LSM Dan PERSS Indonesia Soroti Dugaan Komersialisasi Rumah Dinas SDN 476 Makalua Kepada Rekanan PT Masmindo

Parah! Diduga Ada Permainan Barcode Solar Subsidi, Sejumlah Aktivis Desak Ketua Komisi II DPRD Luwu Turun Sidak di SPBU Lanipa

Berdasarkan informasi, ketiga pria tersebut disebut berinisial DS, AD, dan NT. Yang membuat peristiwa ini menjadi sorotan bukan semata-mata kedatangan mereka. Menurut keterangan keluarga Ramli, salah seorang pria yang disebut berinisial DS diduga datang dalam kondisi mabuk, kemudian menunjukkan emosi dan berteriak di sekitar rumah.

Keluarga bahkan menyebut terdapat ucapan yang diduga meminta agar pemberitaan mengenai dugaan adu ayam Bangkok tersebut tidak dilanjutkan.

“Dia teriak agar tidak mendengar informasi tetangga soal adu ayam Bangkok,” demikian keterangan keluarga yang diterima redaksi, Selasa dini hari, (25/08/2026)

Keluarga juga menyebut DS diduga mengeluarkan ucapan yang bernada ancaman terhadap Ramli. “Mauki na tinju na bilang DS, baru dia teriak dan marah-marah, bilang tanyaki sampara (nama samaran Ramli) jangako mau ikut-ikut sama TL sama MH, jangonko dengarki, berteriaki apa, dia bilang telasoo nu,” ujar keluarga Ramli kepada redaksi.

Ucapan tersebut belum dikonfirmasi langsung kepada DS. Redaksi juga belum memperoleh rekaman yang dapat memverifikasi secara independen seluruh percakapan yang disebutkan keluarga.

Olehnya kami dari Makassar Investigasi menempatkan keterangan tersebut sebagai klaim atau kesaksian pihak keluarga, bukan sebagai fakta hukum yang telah terbukti.

Berdasarkan informasi diterima redaksi menunjukkan suasana mulai menjadi perhatian keluarga sekitar pukul 00.47 WITA.

Dalam percakapan keluarga disebutkan sejumlah orang masih berada di sekitar masjid yang tak jauh dari kediaman Ramli, “Itu masih adai di dekat mesjid,” demikian pesan yang diterima redaksi.

Tak lama kemudian, keluarga menyebut jumlah orang yang berada di sekitar lokasi sebanyak tiga orang. Nama DS kemudian muncul dalam percakapan. Salah seorang dari rombongan disebut dalam keadaan emosi.

Sekitar pukul 00.53 WITA, keluarga kembali saling mengingatkan agar tidak keluar rumah.

“Janganmko bede dulu pulang, masih adai di ujung lorong itu org duduk, mallaki mama.”

Pesan tersebut menggambarkan kekhawatiran keluarga karena sejumlah orang disebut masih berada di sekitar ujung lorong.

Beberapa menit berselang, suara teriakan kembali disebut terdengar dari luar. “Berkerumungan ki orang di luar napakamma, marah-marahi.” ujarnya

Percakapan berikutnya menyebut seseorang disebut bergerak ke sekitar rumah warga lain sambil berteriak dan mencari sejumlah orang.“Pergi apa di depan rumahnna TL, berteriaki dan nacari semua ko” katanya

Sekitar pukul 00.59 WITA, keluarga menyebut situasi semakin ribut.“Ka ributki jadi tak bangka mama”

Hingga sekitar pukul 01.02 WITA, keluarga masih saling berkomunikasi dan meminta agar anggota keluarga tidak terburu-buru keluar sebelum situasi dianggap kondusif.

Rangkaian percakapan tersebut menjadi salah satu dasar redaksi dalam menelusuri peristiwa kedatangan tiga pria tersebut.

Namun, redaksi kembali menegaskan bahwa isi percakapan merupakan keterangan yang disampaikan keluarga Ramli, dan belum seluruhnya dapat diverifikasi secara independen.

Mengapa Setelah Adu Ayam Bangkok Disorot?

Pertanyaan utama kemudian muncul: mengapa kedatangan tiga pria itu terjadi setelah isu adu ayam Bangkok Borong Rappo diberitakan?

Sebelumnya, Ramli yang juga wartawan Matanusantara.co.id menyoroti informasi mengenai duel ayam Bangkok Yolanda versus Theptroy.

Pertandingan tersebut semula disebut akan berlangsung di kawasan Kostrad, Kabupaten Maros. Namun informasi berikutnya menyebut lokasi pertandingan justru berada di Borong Rappo, Gowa.

Sumber yang mengaku mengetahui pertandingan tersebut menyebut duel itu bukan perlombaan biasa. “Bukan lomba ini tapi partai janjian big game,” ujar sumber.

Keterangan tersebut kemudian disusul klaim mengenai nilai uang yang disebut dipertemukan dalam pertandingan. “500 juta ke atas itu ketemu uang di atas 1 M,” kata sumber.

Jika klaim tersebut benar, nominal yang disebut tentu bukan angka kecil. Namun, sampai berita ini disusun, Makassar Investigasi belum memperoleh bukti transaksi yang dapat memastikan nominal tersebut maupun memastikan adanya tindak pidana perjudian.

Informasi lain yang diterima redaksi menyebut duel Yolanda versus Theptroy telah berakhir dengan hasil draw atau seri. “Selesaimi hasilnya Drow, cuma penait yang menang Rp100 juta,” ujar sumber.

Keterangan tersebut belum dikonfirmasi kepada pemilik ayam maupun pihak yang disebut sebagai penyelenggara. Sumber sebelumnya juga menyampaikan dugaan adanya “uang air” dan potongan tertentu dari aktivitas di sekitar pertandingan.

Tiga Pria, Satu Rumah, dan Pertanyaan yang Belum Terjawab

Kedatangan DS, AD, dan NT kini menambah babak baru dalam penelusuran tersebut. Jika mereka datang untuk meminta klarifikasi, mengapa waktunya sekitar pukul 00.30 WITA?

Jika keberatan terhadap pemberitaan menjadi persoalan, mengapa tidak disampaikan kepada redaksi melalui mekanisme hak jawab atau klarifikasi?

Dan jika kedatangan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan pemberitaan, apa sebenarnya tujuan mereka berada di sekitar rumah Ramli pada tengah malam?

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari ketiga pria tersebut. Makassar Investigasi masih berupaya mendapatkan konfirmasi langsung dari yang bersangkutan.

Redaksi juga mengupayakan keterangan aparat kepolisian untuk mengetahui apakah kejadian tersebut telah dilaporkan atau masuk dalam penanganan pihak berwenang.

Bukan Sekadar Soal Berita

Jika benar terdapat pihak yang merasa keberatan dengan pemberitaan, maka media akan menyediakan ruang hak jawab dan klarifikasi.

Namun, jika keberatan tersebut kemudian disertai dugaan tekanan atau ancaman fisik, persoalannya tentu menjadi berbeda.

Kebebasan pers memberikan ruang bagi wartawan untuk mencari, memperoleh, dan menyampaikan informasi kepada publik dengan tetap berpegang pada kode etik dan ketentuan hukum.

Sebaliknya, pihak yang merasa dirugikan juga memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan menempuh mekanisme hukum yang tersedia.

Karena itu, redaksi tidak akan tergesa-gesa menyimpulkan bahwa kedatangan tiga pria tersebut merupakan tindakan intimidasi.

Tetapi keterangan keluarga mengenai teriakan dan dugaan ucapan ancaman tetap menjadi bagian penting yang perlu diverifikasi.

Kini terdapat dua rangkaian peristiwa yang sedang ditelusuri. Pertama, dugaan pertandingan ayam Bangkok di Borong Rappo yang disebut-sebut melibatkan uang hingga lebih dari Rp1 miliar.

Kedua, kedatangan tiga pria ke rumah jurnalis Matanusantara pada tengah malam, disertai keterangan keluarga mengenai teriakan dan dugaan ancaman.

Belum ada bukti yang memastikan kedua peristiwa tersebut memiliki hubungan langsung. Namun, kedekatan waktunya membuat pertanyaan publik sulit diabaikan.

Apakah ini sekadar kebetulan?

Ataukah ada kaitan yang belum terungkap?

Media Makassar Investigasi.ID akan terus mengawal peristiwa ini, meminta keterangan pihak-pihak terkait, dan menguji setiap informasi yang diterima redaksi.

Jika DS, AD, NT, maupun pihak lain memiliki versi berbeda, maka seluruh redaksi media yang memberitakan hal tersebut akan membuka ruang hak jawab dan klarifikasi secara proporsional.

Media Makassar Investigasi tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan tidak menyatakan seseorang melakukan tindak pidana sebelum terdapat bukti serta proses hukum yang sah.

Namun satu pertanyaan kini menggantung di tengah malam itu, Setelah dugaan adu ayam Bangkok Borong Rappo diberitakan, mengapa tiga pria datang ke rumah seorang jurnalis dan mengapa keluarga mengaku mendengar teriakan serta ucapan yang mereka anggap mengancam?.(**ML)

Previous Post

Langkah Awal Menuju Masa Depan: PIP Makassar Resmi Buka Madatukar Calon Taruna Angkatan XLVII

Next Post

Jurnalis Mata Nusantara Resmi Laporkan Orang Yang Melakukan Pengancaman

Related Posts

BREAKING NEWS : Pekan Depan, Gabungan Lembaga Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Rumah Dinas SDN 476 Makalua ke APH

BREAKING NEWS : Pekan Depan, Gabungan Lembaga Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Rumah Dinas SDN 476 Makalua ke APH

by Makassar Investigasi
Oktober 23, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu, Kasus dugaan penyalahgunaan aset negara di SD Negeri 476 Makalua, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, memasuki babak baru....

Koalisi LSM Dan PERSS Indonesia Soroti Dugaan Komersialisasi Rumah Dinas SDN 476 Makalua Kepada Rekanan PT Masmindo

Koalisi LSM Dan PERSS Indonesia Soroti Dugaan Komersialisasi Rumah Dinas SDN 476 Makalua Kepada Rekanan PT Masmindo

by Makassar Investigasi
Oktober 21, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu,  Presiden Koalisi Indonesia Mulyadi S.H secara resmi menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang dan fasilitas negara di Kabupaten Luwu,...

Parah! Diduga Ada Permainan Barcode Solar Subsidi, Sejumlah Aktivis Desak Ketua Komisi II DPRD Luwu Turun Sidak di SPBU Lanipa

Parah! Diduga Ada Permainan Barcode Solar Subsidi, Sejumlah Aktivis Desak Ketua Komisi II DPRD Luwu Turun Sidak di SPBU Lanipa

by Makassar Investigasi
Oktober 20, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu, Gelombang protes terkait karut-marutnya distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di Kabupaten Luwu kian meluas....

Forum Merah Putih Indonesia “Siap Kawal RDP Atas Permasalahan Pembangunan Ruang Layanan Cath Lab RSUD Sinjai”

Forum Merah Putih Indonesia “Siap Kawal RDP Atas Permasalahan Pembangunan Ruang Layanan Cath Lab RSUD Sinjai”

by Makassar Investigasi
Oktober 17, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Sinjai, kisruh atas proses pembangunan Ruang Layanan Cath Lab pada RSUD Sinjai yang dipermasalahkan oleh salah satu DPRD...

Sekjend FMPI “Kecam Keras Oknum Pembuat Yayasan Mesjid Nurul Yaqin Kel. Karuwisi Tanpa Sepengetahuan Pengurus Mesjid dan Pemilik Wakaf”

Sekjend FMPI “Kecam Keras Oknum Pembuat Yayasan Mesjid Nurul Yaqin Kel. Karuwisi Tanpa Sepengetahuan Pengurus Mesjid dan Pemilik Wakaf”

by Makassar Investigasi
Oktober 16, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Kisruh pada kepengurusan mesjid Nurul Yaqin Kelurahan Kariwisi  Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, dimana berdasarkan keterangan beberapa pengurus...

Surat Klarifikasi BBPP BATANGKALUKU Mendapat Tanggapan Serius Dari Seluruh LSM Yang Tergabung Dalam Koalisi

Surat Klarifikasi BBPP BATANGKALUKU Mendapat Tanggapan Serius Dari Seluruh LSM Yang Tergabung Dalam Koalisi

by Makassar Investigasi
Oktober 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Gowa, Kantor Redaksi suaraHAM.com mengapresiasi Surat Klarifikasi yang dilayangkan oleh pihak BBPP Batangkaluku yang mana pada intinya surat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Koordinasi Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 di Kecamatan Ujung Pandang

2 tahun ago
Laporan Atas Pengancaman Jurnalis Mata Nusantara Telah Masuk Proses Hukum

Laporan Atas Pengancaman Jurnalis Mata Nusantara Telah Masuk Proses Hukum

1 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In