• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Kamis, Maret 5, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Maret 3, 2026
in PEMERINTAHAN
Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”
641
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar – 2026, Penembakan yang terjadi di kawasan Toddopuli, Kota Makassar, hingga merenggut nyawa seorang warga adalah alarm keras bagi negara. Ini bukan sekadar insiden keamanan. Ini adalah ujian serius terhadap komitmen negara dalam melindungi hak hidup rakyatnya.

“kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kehilangan nyawa dalam situasi penegakan hukum adalah tragedi yang harus dijelaskan secara terang-benderang kepada publik”

Baca:

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

Pasal 28A UUD 1945 secara tegas menjamin hak hidup setiap warga negara. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 9 ayat (1), menegaskan bahwa hak hidup tidak dapat dirampas secara sewenang-wenang. Maka setiap tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa, terlebih dalam konteks penggunaan senjata api oleh aparat, harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.

Penggunaan senjata api dalam tindakan kepolisian diatur secara ketat melalui prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas. Senjata bukan alat intimidasi. Senjata bukan simbol kekuasaan. Ia hanya boleh digunakan sebagai upaya terakhir dalam kondisi yang benar-benar terukur dan sah menurut hukum.

Jika dalam kasus Toddopuli ditemukan adanya kelalaian atau bahkan unsur kesengajaan yang mengakibatkan kematian, maka ketentuan pidana harus diterapkan. Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian maupun pasal lain yang relevan harus ditegakkan tanpa kompromi. Hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Atas peristiwa ini,

EK LMND MAKASSAR menyatakan tuntutan tegas :

1. Mendesak pembukaan kronologi lengkap dan transparan kepada publik, termasuk hasil uji balistik serta identitas dan status hukum pihak yang terlibat.

2. Menuntut proses hukum pidana berjalan paralel dengan pemeriksaan etik internal, bukan sekadar penyelesaian administratif.

3. Mendesak penonaktifan sementara oknum yang terlibat selama proses pemeriksaan guna menjamin objektivitas penyelidikan.

4. Meminta perlindungan dan pemenuhan hak-hak keluarga korban, termasuk akses informasi dan pendampingan hukum.

5. Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional penggunaan senjata api di wilayah Makassar agar tragedi serupa tidak terulang.

Kami secara tegas mendesak Kapolda Sulawesi Selatan dan Kapolres Makassar untuk mengambil sikap terbuka dan bertanggung jawab di hadapan publik. Kepemimpinan institusi diuji bukan saat situasi tenang, melainkan ketika terjadi krisis kepercayaan seperti hari ini.

Nur Alif, Ketua Eksekutif Kota LMND Makassar, menegaskan bahwa kasus Toddopuli tidak boleh berakhir dengan pernyataan normatif tanpa langkah konkret.

“Kami menuntut ketegasan total dari Kapolda Sulsel dan Kapolres Makassar. Jika ada pelanggaran, umumkan. Jika ada kesalahan prosedur, buka ke publik. Jangan ada ruang abu-abu dalam perkara yang menyangkut nyawa warga. Negara harus hadir dengan keadilan, bukan dengan pembelaan institusional,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan tuntutan tersebut, kami memberikan batas waktu 3 x 24 jam kepada jajaran kepolisian untuk menyampaikan penjelasan resmi dan perkembangan konkret atas penanganan kasus ini kepada publik. Apabila dalam kurun waktu tersebut tidak ada transparansi dan langkah tegas yang diumumkan, maka kami akan mempertimbangkan langkah-langkah konstitusional lanjutan sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat sipil.

Kepercayaan publik terhadap aparat adalah fondasi ketertiban sosial. Jika kasus ini tidak ditangani secara terbuka dan adil, maka yang runtuh bukan hanya satu reputasi, melainkan legitimasi institusi penegak hukum itu sendiri.

Keamanan tidak boleh dibangun di atas ketakutan. Negara tidak boleh diam. Keadilan harus ditegakkan, bukan ditunda.**(ML)

 

Oleh:

Nur Alif

Ketua Eksekutif Kota LMND Makassar

Previous Post

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

Next Post

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

Related Posts

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

by Makassar Investigasi
Maret 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Jakarta — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar Sarasehan Kebangsaan dan Launching Logo Milad...

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

by Makassar Investigasi
Maret 4, 2026
0

Sahrul Ariansyah Ketua Bidang Pembinaan Kader KAMMI Daerah Makassar MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Peristiwa penembakan di kawasan Toddopuli, Makassar, yang...

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

by Makassar Investigasi
Maret 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar — Peristiwa penembakan yang terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu pagi (1/3/2026)...

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

by Makassar Investigasi
Februari 27, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Peristiwa pembacokan terhadap mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bukan sekadar tindak kriminal. Ini adalah...

“Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Arah Gerak : Pelantikan dan RAKERWIL DPW V ITHLA Periode 2025–2026”

“Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Arah Gerak : Pelantikan dan RAKERWIL DPW V ITHLA Periode 2025–2026”

by Makassar Investigasi
Februari 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Dewan Pimpinan Wilayah V Ittihadu Thalabati al-Lughah al-‘Arabiyah bi Indonesia (DPW V ITHLA) sukses menyelenggarakan Pelantikan dan Rapat...

Kekuasaan Ofensif Melahirkan Delegitimasi oleh : Muhammad Ilham

Kekuasaan Ofensif Melahirkan Delegitimasi oleh : Muhammad Ilham

by Makassar Investigasi
Februari 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Dalam dinamika kekuasaan, sejarah berulang kali menunjukkan bahwa kekuatan tidak semata-mata bertumpu pada otoritas formal, melainkan pada kualitas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

4 tahun ago
IMB Izin Mendirikan Bangunan

IMB Izin Mendirikan Bangunan

2 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In