• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Kamis, Maret 5, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

Maret 3, 2026
in PEMERINTAHAN
PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli
521
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar — Peristiwa penembakan yang terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu pagi (1/3/2026) yang mengakibatkan meninggalnya seorang remaja berusia 18 tahun, Bertrand Eka Prasetyo Radiman, menjadi duka mendalam sekaligus tamparan keras bagi wajah penegakan hukum di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban meninggal dunia setelah terkena tembakan yang diduga dilepaskan oleh oknum perwira kepolisian yang bertugas di Polsek Panakkukang, jajaran Polrestabes Makassar. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang transparan dan terbuka kepada publik terkait kronologi detail, status pemeriksaan, maupun langkah penindakan internal oleh Propam.

Baca:

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Nyawa Rakyat Tidak Boleh Melayang karena Kelalaian Aparat

PLT Ketua PW KAMMI Sulawesi Selatan, Muh Imran, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dianggap sebagai insiden biasa. Ini menyangkut nyawa manusia. Aparat kepolisian adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat — bukan pihak yang justru menciptakan rasa takut dan ancaman bagi warga sipil.

“Kami menegaskan bahwa kasus ini harus diusut tuntas secara transparan. Jika terbukti ada kelalaian atau penyalahgunaan kewenangan, maka oknum tersebut harus diberhentikan dan diproses secara hukum tanpa tebang pilih. Jangan sampai polisi menjadi pembunuh bagi rakyat yang seharusnya mereka lindungi,” tegas Muh Imran.

Tuntutan PW KAMMI Sulsel

PW KAMMI Sulawesi Selatan menyampaikan beberapa tuntutan tegas:

Mendesak Kapolrestabes Makassar untuk segera memberikan keterangan resmi terbuka kepada publik.

Mendesak Divisi Propam melakukan pemeriksaan menyeluruh dan transparan.

Menonaktifkan sementara oknum yang diduga terlibat selama proses pemeriksaan berlangsung.

Jika terbukti bersalah, mendesak pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) serta proses pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mengawal kasus ini hingga tuntas demi keadilan bagi korban dan keluarganya.

Momentum Evaluasi Penggunaan Senjata Api

Peristiwa ini juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi secara serius prosedur penggunaan senjata api oleh aparat di lapangan. Penanganan keributan remaja tidak boleh berujung pada hilangnya nyawa, apalagi jika terdapat unsur kelalaian dalam pengendalian senjata.

Kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian hanya dapat dijaga melalui transparansi, keberanian menindak anggotanya yang bersalah, dan komitmen pada keadilan.

“Kami tidak anti-polisi. Kami mendukung aparat yang profesional dan berintegritas. Tetapi kami menolak keras setiap bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Hukum harus berdiri di atas semua golongan,” tutup Muh Imran.

PW KAMMI Sulawesi Selatan menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan siap mengambil langkah konstitusional apabila tidak ada keseriusan dalam penanganannya.(**ML)

Previous Post

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

Next Post

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Related Posts

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

by Makassar Investigasi
Maret 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Jakarta — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar Sarasehan Kebangsaan dan Launching Logo Milad...

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

by Makassar Investigasi
Maret 4, 2026
0

Sahrul Ariansyah Ketua Bidang Pembinaan Kader KAMMI Daerah Makassar MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Peristiwa penembakan di kawasan Toddopuli, Makassar, yang...

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

by Makassar Investigasi
Maret 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - 2026, Penembakan yang terjadi di kawasan Toddopuli, Kota Makassar, hingga merenggut nyawa seorang warga adalah alarm...

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

by Makassar Investigasi
Februari 27, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Peristiwa pembacokan terhadap mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bukan sekadar tindak kriminal. Ini adalah...

“Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Arah Gerak : Pelantikan dan RAKERWIL DPW V ITHLA Periode 2025–2026”

“Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Arah Gerak : Pelantikan dan RAKERWIL DPW V ITHLA Periode 2025–2026”

by Makassar Investigasi
Februari 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Dewan Pimpinan Wilayah V Ittihadu Thalabati al-Lughah al-‘Arabiyah bi Indonesia (DPW V ITHLA) sukses menyelenggarakan Pelantikan dan Rapat...

Kekuasaan Ofensif Melahirkan Delegitimasi oleh : Muhammad Ilham

Kekuasaan Ofensif Melahirkan Delegitimasi oleh : Muhammad Ilham

by Makassar Investigasi
Februari 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Dalam dinamika kekuasaan, sejarah berulang kali menunjukkan bahwa kekuatan tidak semata-mata bertumpu pada otoritas formal, melainkan pada kualitas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

4 tahun ago
IMB Izin Mendirikan Bangunan

IMB Izin Mendirikan Bangunan

2 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In