• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

Maret 4, 2026
in PEMERINTAHAN
559
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

Sahrul Ariansyah Ketua Bidang Pembinaan Kader KAMMI Daerah Makassar

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar – Peristiwa penembakan di kawasan Toddopuli, Makassar, yang merenggut nyawa seorang remaja 18 tahun bukan sekadar insiden hukum biasa. Ia adalah krisis moral kekuasaan. Ia adalah alarm keras bahwa ketika senjata negara tidak dikendalikan dengan nilai dan tanggung jawab, maka yang gugur bukan hanya satu nyawa, tetapi juga kepercayaan rakyat.

Baca:

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

Sebagai kader gerakan mahasiswa Islam, saya memandang kekuasaan sebagai amanah, bukan privilese. Dalam perspektif Islam, setiap pemegang otoritas akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Aparat yang memegang senjata negara sesungguhnya sedang memegang tanggung jawab moral yang sangat besar.

Hak hidup adalah hak paling mendasar. Konstitusi menjaminnya. Islam lebih tegas lagi menjaganya. Al-Qur’an menegaskan bahwa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar seakan membunuh seluruh manusia. Maka setiap peluru yang dilepaskan harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan secara iman.

Jika dalam insiden Toddopuli terdapat kelalaian atau penyalahgunaan kewenangan, maka penyelesaiannya tidak boleh berhenti pada pemeriksaan etik internal atau sanksi administratif. Proses hukum pidana harus berjalan. Transparansi harus dibuka. Publik berhak mengetahui kronologi yang utuh, hasil pemeriksaan, dan status hukum pihak yang terlibat. Tanpa keterbukaan, kepercayaan publik akan terus terkikis.

Kita tidak sedang membangun sentimen anti-polisi. Justru kita sedang membela marwah institusi kepolisian agar tetap berada di jalur profesionalisme dan integritas. Institusi yang kuat bukan yang menutup-nutupi kesalahan, tetapi yang berani membersihkan dirinya sendiri. Keadilan tidak akan melemahkan institusi; ia justru menguatkannya.

Sebagai bagian dari gerakan dakwah dan pergerakan, kita menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Kezaliman sekecil apa pun adalah ancaman bagi ketertiban sosial. Sejarah menunjukkan bahwa kekuasaan yang abai terhadap keadilan akan runtuh oleh ketidakpercayaan rakyatnya sendiri.

Kasus Toddopuli harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap prosedur penggunaan senjata api oleh aparat. Senjata bukan simbol superioritas atas rakyat. Ia adalah alat terakhir dalam situasi paling genting dan terukur. Jika prinsip legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas dilanggar, maka itu bukan lagi penegakan hukum, melainkan penyimpangan amanah.

Makassar hari ini tidak hanya menunggu klarifikasi. Makassar menunggu ketegasan.

Apakah negara berani jujur?

Apakah aparat berani bertanggung jawab?

Supremasi hukum tidak boleh tunduk pada solidaritas korps. Jika ada kesalahan, umumkan. Jika ada pelanggaran, hukum. Jika ada korban, pulihkan hak keluarganya.

Sebagai kader gerakan, saya berdiri bersama masyarakat sipil yang menuntut keadilan secara konstitusional, dengan argumentasi moral dan keberanian menyuarakan kebenaran.

Karena keamanan yang dibangun tanpa keadilan hanyalah ketertiban semu.

Dan negara yang gagal melindungi nyawa rakyatnya sedang mengikis legitimasinya sendiri.

Toddopuli adalah ujian.

Dan sejarah akan mencatat bagaimana negara menjawabnya.(**ML)

Previous Post

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Next Post

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Related Posts

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

by Makassar Investigasi
Juli 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| SINJAI, SULAWESI SELATAN – Alokasi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

by Makassar Investigasi
Juni 28, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu, LIKMA INDONESIA Mewakili Bupati Camat Burau menghadiri kegiatan Syukuran dan Pesta Panen Padi (Kesenian Dero) di Kampung...

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

by Makassar Investigasi
Juni 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 18 Juni 2026 – KAMMI Daerah Makassar melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri Makassar untuk menyampaikan aspirasi terkait...

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

by Makassar Investigasi
Juni 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Reformasi 1998 lahir sebagai tonggak penting demokrasi Indonesia. Ia membawa mandat besar: kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional setiap...

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

by Makassar Investigasi
Juni 2, 2026
0

MAKASSAKASSAR INVESTIGASI.ID| Maros - Menyikapi penyediaan Rusunawa di Kabupaten Maros yang diduga tidak tepat sasaran, dimana berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak)...

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

by Makassar Investigasi
Mei 30, 2026
0

Andi Sirajuddin  MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Permasalah jarak antara rumah atau gedung dan jalan di Makassar yang lebih dikenal dengan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

edit post

Akhirnya Dua Orang Mafia Tanah Eks Kebun Binatang Di Makassar Diciduk Polisi

4 tahun ago
edit post

Salah Satu Rumah Dikompleks Hartaco Menyimpan Bahan “Berbahaya”

1 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In