• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

Maret 4, 2026
in PEMERINTAHAN
560
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

Sahrul Ariansyah Ketua Bidang Pembinaan Kader KAMMI Daerah Makassar

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar – Peristiwa penembakan di kawasan Toddopuli, Makassar, yang merenggut nyawa seorang remaja 18 tahun bukan sekadar insiden hukum biasa. Ia adalah krisis moral kekuasaan. Ia adalah alarm keras bahwa ketika senjata negara tidak dikendalikan dengan nilai dan tanggung jawab, maka yang gugur bukan hanya satu nyawa, tetapi juga kepercayaan rakyat.

Baca:

Dituduh Tanpa Bukti, Pihak Pengurus Yayasan Nurul Bina Insani Layangkan Somasi dan Klarifikasi Bantahan Pemberitaan Media

Forum Merah Putih Indonesia “Siap Kawal RDP Atas Permasalahan Pembangunan Ruang Layanan Cath Lab RSUD Sinjai”

Kasus Dugaan Korupsi Di BBPPP Batangkaluku Memasuki Babak Baru

Sebagai kader gerakan mahasiswa Islam, saya memandang kekuasaan sebagai amanah, bukan privilese. Dalam perspektif Islam, setiap pemegang otoritas akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Aparat yang memegang senjata negara sesungguhnya sedang memegang tanggung jawab moral yang sangat besar.

Hak hidup adalah hak paling mendasar. Konstitusi menjaminnya. Islam lebih tegas lagi menjaganya. Al-Qur’an menegaskan bahwa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar seakan membunuh seluruh manusia. Maka setiap peluru yang dilepaskan harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan secara iman.

Jika dalam insiden Toddopuli terdapat kelalaian atau penyalahgunaan kewenangan, maka penyelesaiannya tidak boleh berhenti pada pemeriksaan etik internal atau sanksi administratif. Proses hukum pidana harus berjalan. Transparansi harus dibuka. Publik berhak mengetahui kronologi yang utuh, hasil pemeriksaan, dan status hukum pihak yang terlibat. Tanpa keterbukaan, kepercayaan publik akan terus terkikis.

Kita tidak sedang membangun sentimen anti-polisi. Justru kita sedang membela marwah institusi kepolisian agar tetap berada di jalur profesionalisme dan integritas. Institusi yang kuat bukan yang menutup-nutupi kesalahan, tetapi yang berani membersihkan dirinya sendiri. Keadilan tidak akan melemahkan institusi; ia justru menguatkannya.

Sebagai bagian dari gerakan dakwah dan pergerakan, kita menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Kezaliman sekecil apa pun adalah ancaman bagi ketertiban sosial. Sejarah menunjukkan bahwa kekuasaan yang abai terhadap keadilan akan runtuh oleh ketidakpercayaan rakyatnya sendiri.

Kasus Toddopuli harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap prosedur penggunaan senjata api oleh aparat. Senjata bukan simbol superioritas atas rakyat. Ia adalah alat terakhir dalam situasi paling genting dan terukur. Jika prinsip legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas dilanggar, maka itu bukan lagi penegakan hukum, melainkan penyimpangan amanah.

Makassar hari ini tidak hanya menunggu klarifikasi. Makassar menunggu ketegasan.

Apakah negara berani jujur?

Apakah aparat berani bertanggung jawab?

Supremasi hukum tidak boleh tunduk pada solidaritas korps. Jika ada kesalahan, umumkan. Jika ada pelanggaran, hukum. Jika ada korban, pulihkan hak keluarganya.

Sebagai kader gerakan, saya berdiri bersama masyarakat sipil yang menuntut keadilan secara konstitusional, dengan argumentasi moral dan keberanian menyuarakan kebenaran.

Karena keamanan yang dibangun tanpa keadilan hanyalah ketertiban semu.

Dan negara yang gagal melindungi nyawa rakyatnya sedang mengikis legitimasinya sendiri.

Toddopuli adalah ujian.

Dan sejarah akan mencatat bagaimana negara menjawabnya.(**ML)

Previous Post

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Next Post

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Related Posts

Dituduh Tanpa Bukti, Pihak Pengurus Yayasan Nurul Bina Insani Layangkan Somasi dan Klarifikasi Bantahan Pemberitaan Media

Dituduh Tanpa Bukti, Pihak Pengurus Yayasan Nurul Bina Insani Layangkan Somasi dan Klarifikasi Bantahan Pemberitaan Media

by Makassar Investigasi
Oktober 18, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Kisruh antara Pengurus Yayasan Nurul Bina Insani dengan beberapa Pengurus Masjid Nurul Yaqin Karuwisi memasuki babak baru,...

Forum Merah Putih Indonesia “Siap Kawal RDP Atas Permasalahan Pembangunan Ruang Layanan Cath Lab RSUD Sinjai”

Forum Merah Putih Indonesia “Siap Kawal RDP Atas Permasalahan Pembangunan Ruang Layanan Cath Lab RSUD Sinjai”

by Makassar Investigasi
Oktober 17, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Sinjai, kisruh atas proses pembangunan Ruang Layanan Cath Lab pada RSUD Sinjai yang dipermasalahkan oleh salah satu DPRD...

Kasus Dugaan Korupsi Di BBPPP Batangkaluku Memasuki Babak Baru

Kasus Dugaan Korupsi Di BBPPP Batangkaluku Memasuki Babak Baru

by Makassar Investigasi
Oktober 9, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Gowa, Kasus dugaan korupsi yang diduga menjerat 5 Pejabat dilingkup BBPP Batangkaluku memasuki babak baru, dimana pihak Satuan...

Surat Klarifikasi BBPP BATANGKALUKU Mendapat Tanggapan Serius Dari Seluruh LSM Yang Tergabung Dalam Koalisi

Surat Klarifikasi BBPP BATANGKALUKU Mendapat Tanggapan Serius Dari Seluruh LSM Yang Tergabung Dalam Koalisi

by Makassar Investigasi
Oktober 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Gowa, Kantor Redaksi suaraHAM.com mengapresiasi Surat Klarifikasi yang dilayangkan oleh pihak BBPP Batangkaluku yang mana pada intinya surat...

17 LSM dan Media Yang Tergabung Dalam Koalisi LSM dan Perss, Siap Geruduk Kantor Kementan Pada 28 Oktober 2026.

17 LSM dan Media Yang Tergabung Dalam Koalisi LSM dan Perss, Siap Geruduk Kantor Kementan Pada 28 Oktober 2026.

by Makassar Investigasi
Oktober 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Gowa, Koalisi LSM dan Perss melalui Presiden Koalisi saudara Andi Muh. Ichsan Arifin, ST.MH menyatakan dihadapan awak media...

DPD LIN SULSEL Tantang Pihak BBPP Batangkaluku Lakukan Klarifikasi Terbuka

DPD LIN SULSEL Tantang Pihak BBPP Batangkaluku Lakukan Klarifikasi Terbuka

by Makassar Investigasi
Oktober 1, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Gowa, Sanggahan Pihak BBPP Batangkaluku pada tanggal 30/09/2026 disalah satu portal media yang diwakilkan kepada salah satu lembaga...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Camat Tamalate Hadiri ki Acara Family Gathering bersama Jajarannya di Lapangan Karebosi Makassar

2 tahun ago

Dinilai Kebal Hukum, Tournamen Pordi SMS CUP I di Wajo Diduga Tidak Mengantongi Izin Keramaian hingga di Warnai Kericuhan

6 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In