• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home DAERAH

Forum Merah Putih Indonesia Meminta TNI, BIN dan BNN Untuk Ikut Menindak Skincare Berbahaya

Juni 16, 2025
in DAERAH, Investigasi, KRIMINAL, PEMERINTAHAN, PERISTIWA
Forum Merah Putih Indonesia Meminta TNI, BIN dan BNN Untuk Ikut Menindak Skincare Berbahaya

Direktur II Forum Merah Putih Indonesia Asrul Arifuddin,SH

515
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSARINVESTIGASI.ID Makassar | Peredaran kosmetik berbahaya yang mengandung Racun seperti merkuri, hidroquionon dan steroid sudah tidak bisa dibendung lagi, Direktur II Forum Merah Putih Indonesia Asrul Arifuddin,SH berkomentar keras tentang kurang tajamnya hukum dalam menjerat semua owner skincare berbahaya yang ada di Sulawesi Selatan khususnya di Makassar.

Asrul Arifuddin, SH yang akrab dipanggil Asrul, mengungkapkan pada awak media Makassar Investigasi pada hari selasa tanggal 17 Juni 2025 di Markas Besar Pergerakan Forum Merah Putih Indonesia bahwa seharusnya Aparat Penegak Hukum jangan hanya berhenti pada penangkapan ketiga owner skincare, tapi lebih gencar lagi memburu para owner lain yang masih eksis menjual skincare berbahaya.

Baca:

BAP Tanpa Paraf, LHP Dipersoalkan: Praperadilan MKS Bongkar Cacat Penyidikan Kejari Wajo

DPW PSMP SULSEL “Mendesak Bupati Dan Wakil Bupati Luwu Lakukan Evaluasi Atas Kinerja Kadis Pendidikan Luwu dan PPK”

DPW PSMP Desak Kajati dan Kajari Audit Pakaian Seragam Disdik Luwu 

Saat ini sudah tidak lagi mengurusi masalah skincare, seakan-akan bahwa setelah menangkap tiga owner besar semua owner-owner akan berhenti menjual skiancare berbahaya, padahal pada kenyataannya masih banyak owner-owner yang menjual kosmetik berbahaya dengan berkedok bahwa produknya sudah BPOM padahal mereka masih saja meracik skincare berbahaya dalam jumlah yang besar karena permintaan pasar juga semakin besar.

Begitu pula dengan BPOM Makassar, seharusnya jangan hanya gencar melakukan pembinaan sebab hal tersebut tidak berdampak pada efek jera owner-owner nakal, hal itu dapat dibuktikan dari menjamurnya owner-owner baru yang mempromosikan produknya di Sosial Media seperti, Tiktok, Instagram, Whatsup dan Facebook.

Banyaknya laporan yang masuk ke Forum Merah Putih Indonesia tentang peredaran kosmetik illegal membuktikan kurang bekerjanya institusi terkait dalam menindak para owner Kosmetik berbahaya, selain itu menurut Asrul, ada 23 orang mantan reseller yang ada di Kalimantan, NTB dan Papua yang mengadu karena ditipu ratusan juta rupiah dari salah satu owner terbesar Makassar yang sempat lolos dalam penetapan 6 skincare yang mengandung bahan berbahaya.

Bahwa ke 23 orang reseller tersebut pada saat dikonfirmasi oleh awak media Makassar Investigasi melalui via Whatsup mengatakan, sudah melaporkan permasalahannya ke Aparat Penegak Hukum setempat malah sudah beberapa kali melaporkannya tapi selalu kandas ditengah jalan sebab owner tersebut mengaku tidak pernah menerima uang Trasferan dari para reseller karena modus mereka adalah yang menerima uang bukan owner tapi distributor dan selanjutnya distributor menyerahkan ke owner tanpa ada bukti pembayaran, sehingga secara hukum owner tersebut tidak terbukti menerima uang yang dimaksud, sementara distributor yang menerima uang hilang tanpa bekas.

Hal tersebut adalah salah satu bentuk akal-akalan yang memang dari awal telah disetting sedemikian rupa oleh para owner untuk menghilangkan jejak, dan semua owner melakukan hal demikian yang sudah mengakar menjadi sindikat pengedar kosmetik berbahaya, pertanyaannya kemudian apa kendala BPOM dan Aparat Penegak Hukum dalam menangkap para owner nakal tersebut, apakah karena bekingan mereka yang mempunyai jabatan dan pangkat yang tinggi, apakah karena tidak adanya biaya operasional untuk menangani kasus tersebut sehingga peredaran kosmetik tidak menjadi prioritas utama penegakan hukum atau apakah karena adanya tekanan dari atasan sehingga para aparat dan institusi terkait enggan untuk mengungkap lebih jauh para pengedar kosmetik illegal.

Keenganaan untuk mengungkap semua owner-owner nakal diduga karena dari sekian banyak owner skincare berbahaya dua diantaranya adalah Ibu Bhayangkari, Asrul menerangkan bahwa Sekjend Forum Merah Putih Indonesia telah melaporkan beberapa kali kasus tersebut baik ke APH maupun ke BPOM Makassar, namun belum ditindaklanjuti, malah pada tahun 2024 ada beberapa produk yang diduga mengandung bahan berbahaya yang sempat kami bawa ke BPOM Makassar untuk diuji laboratorium tapi sampai sekarang hasil ujinya tidak keluar, kamipun sampai bertanya ada apa dengan BPOM?

Padahal jika ditelaah lebih dalam atas kerugian yang ditimbulkan akibat peredaran kosmetik illegal, justru dampaknya dirasakan langsung baik oleh masyarakat, maupun daerah dan negara dimana peredaran Kosmetik berbahaya sama dengan peredaran Narkoba, yang mana para penggunanya akan dijangkiti kecemasan dan ketergantungan, sebab konsekwensinya jika para pengguna skincare abal-abal berhenti menggunakannya maka muka mereka akan hancur seperti terbakar serta muncul bintik-bintik merah seakan-akan mengidap penyakit aneh, efek negatifnya untuk negara adalah karena mereka tidak membayar pajak sebagaimana mestinya dan efek negatifnya ke Pemprov karena daerah tidak mendapatkan pajak atas usaha skincare tersebut karena para owner tidak terdaftar sebagai Badan Usaha.

Olehnya Forum Merah Putih Indonesia akan meminta TNI, BIN dan BNN untuk turun tangan dalam menangani peredaran skincare berbahaya tersebut karena sudah sangat-sangat merugikan dan membahayakan perekonomian negara, dan hal yang terpenting adalah mencegah kematian pada bayi akibat digunakan oleh ibu hamil.

Asrul menegaskan, jika memang Aparat  dan institusi terkait kewalahan dalam menangani peredaran skincare berbahaya sehingga kurang mampu untuk menjalankan amanah peraturan perundang-undangan, maka kami akan bersurat secara resmi ke TNI, BIN dan BNN memohon agar ketiga institusi tersebut turut serta melakukan pencegahan dan penindakan terhadap para owner-owner yang masih menjual dan memproduksi skincare berbahaya, tujuannya adalah untuk membantu Aparat dan institusi terkait dalam menjalankan tugas mereka, tutup Asrul.(ML*)

 

Previous Post

FORUM MERAH PUTIH INDONESIA Tangkap Owner Kosmetik Berbahaya Dan Jerat Dengan UU TPPU

Next Post

Forum Merah Putih Indonesia Akan Melayangkan Laporan ke Bid.Propam Polda Sulsel Apabila Laporan Masyarakat Tidak Ditindaklanjuti

Related Posts

BAP Tanpa Paraf, LHP Dipersoalkan: Praperadilan MKS Bongkar Cacat Penyidikan Kejari Wajo

BAP Tanpa Paraf, LHP Dipersoalkan: Praperadilan MKS Bongkar Cacat Penyidikan Kejari Wajo

by Makassar Investigasi
Januari 15, 2026
0

SENGKANG — MAKASSAR INVESTIGASI| Sidang praperadilan yang diajukan Muhammad Kurnia Syam (MKS) melawan Kejaksaan Negeri Wajo kembali digelar di Pengadilan...

DPW PSMP SULSEL “Desak Krimsus Polda Sulsel Tetapkan Tersangka Bupati dan Sekda Takalar Periode 2017-2022”

DPW PSMP SULSEL “Mendesak Bupati Dan Wakil Bupati Luwu Lakukan Evaluasi Atas Kinerja Kadis Pendidikan Luwu dan PPK”

by Makassar Investigasi
Januari 7, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Bupati H. Patahudding dan Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak di minta mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan...

DPW PSMP SULSEL “ Kami akan Melaporkan Oknum Yang Melakukan Pungli Pada Penerima Dana PIP di Kab. Luwu”

DPW PSMP Desak Kajati dan Kajari Audit Pakaian Seragam Disdik Luwu 

by Makassar Investigasi
Januari 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Lembaga DPW PSMP melalui sekjend Mulyadi S.H mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati) dan Kepala...

Aktivis Tantang Bupati Luwu Tutup Kafe Ilegal di Ulo-Ulo

Aktivis Muda Lokal Luwu Mendesak Bupati dan Wakilnya Copot Kadis Pendidikan Kabupaten Luwu

by Makassar Investigasi
Januari 6, 2026
0

  MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Aktivis muda lokal berasal dari cilallang Muh. Rifky sapaan akrabnya ikki gribo Mendesak Bupati H....

Proyek Pengadaan Baju Seragam dan Sepatu Sekolah Gratis di Luwu Tuai Sorotan Kalangan Aktivis

Proyek Pengadaan Baju Seragam dan Sepatu Sekolah Gratis di Luwu Tuai Sorotan Kalangan Aktivis

by Makassar Investigasi
Januari 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Lembaga DPW PSMP melalui Sekjend Mulyadi S.H menyoroti Proyek pengadaan baju seragam sekolah gratis di Kabupaten...

Presiden Koalisi Bakal Laporkan Proyek Ruker Wabup Luwu dan Sejumlah Anggaran Belanja Pengadaan OPD Lainnya

Presiden Koalisi Bakal Laporkan Proyek Ruker Wabup Luwu dan Sejumlah Anggaran Belanja Pengadaan OPD Lainnya

by Makassar Investigasi
Januari 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Presiden Koalisi LSM dan Pers Sul-sel Mulyadi S.H bakal melaporkan pekan ini Proyek Rehabilitasi Ruang Kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

3 tahun ago
Kecamatan Tamalate Berhasil Menyabet Juara 1 Perayaan Hari Jadi Kota Makassar Ke 415

Kecamatan Tamalate Berhasil Menyabet Juara 1 Perayaan Hari Jadi Kota Makassar Ke 415

3 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In