• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

Bungkam Saat Dimintai Wawancara, Sejumlah Kadis Berusaha Menghindari Wartawan Usai Diperiksa Kejati Sulsel.

Juni 26, 2025
in PEMERINTAHAN
Bungkam Saat Dimintai Wawancara, Sejumlah Kadis Berusaha Menghindari Wartawan Usai Diperiksa Kejati Sulsel.

FOTO PARA KADIS YANG TELAH MENJALANI PEMERIKSAAN DI KEJATI SULSEL

497
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSARINVESTIGASI.ID | Makassar — Suasana di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mendadak menjadi perhatian awak media pada Kamis (26/06/2025), setelah sejumlah kepala dinas (kadis) dari Kabupaten Bone diperiksa oleh penyidik bidang pidana khusus (Pidsus) Kejati Sulsel. Pemeriksaan itu terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Bone tahun anggaran 2024.

 

Baca:

Wow, Anggaran Belanja Perjalanan Dinas Biasa Hingga Luar Negeri Sekretariat Lutra Mencapai 4 Milliar, Kini Tuai Sorotan 

“Dari Nilai Kenabian Menuju Aksi Nyata: Sekolah Kepemimpinan Profetik KAMMI Makassar Digelar”

Presiden Koalisi Sulsel Bakal Kawal Kerugian Keuangan Negara Kabupaten Luwu di APH

‎Pemeriksaan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Nomor: PRINT-619/P.4/F.d.2/06/2025. Dalam penyelidikan tersebut, penyidik mendalami indikasi adanya praktik jual beli proyek yang melibatkan sejumlah legislator daerah dengan imbalan fee sebesar 15 hingga 20 persen dari nilai proyek yang bersumber dari dana pokir.

‎Sejumlah kepala dinas tampak keluar dari Gedung Kejati Sulsel sekitar pukul 16.00 WITA Kamis Sore setelah menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih enam jam. Mereka diperiksa sejak pukul 10.00 pagi oleh tim penyidik dari Pidsus Kejati Sulsel. Suasana penuh ketegangan terlihat saat para pejabat tersebut berupaya menghindari sorotan media.

FOTO SAAT PERMINTAAN WAWANCARA, OLEH DINAS YANG TERPERIKSA DARI KAB. BONE

‎Salah satu yang menjadi perhatian adalah Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim) Kabupaten Bone, Budiono, yang terlihat keluar bersama beberapa kadis lainnya. Meski sejumlah jurnalis telah menunggu untuk mendapatkan pernyataan, Budiono memilih bungkam. Ia tampak bergegas menuju kendaraannya tanpa memberikan komentar satu kata pun.

 

‎Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media kepada pejabat lain pun mengalami nasib serupa. Beberapa di antaranya justru saling tunjuk dan mempercepat langkah untuk segera meninggalkan area kantor Kejati. Beberapa bahkan terlihat berlari kecil menuju mobil masing-masing, enggan menjawab pertanyaan wartawan.

 

Hasil investigasi dari Tim Advokasi Aktivis LAP menemukan penggelembungan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2023 dalam penyusunan APBD Parsial I Tahun Anggaran 2024. Berdasarkan hasil audit resmi BPK, SiLPA semestinya hanya sebesar Rp25 miliar. Namun, dalam dokumen APBD Parsial I, angka tersebut meningkat drastis menjadi Rp106 miliar, tanpa dasar perhitungan yang rasional. Selisih sebesar Rp81 miliar digunakan untuk membiayai berbagai program dan proyek baru, termasuk usulan anggota DPRD, yang tidak tercantum dalam dokumen perencanaan seperti RKPD, KUA-PPAS, dan APBD Pokok. Praktik ini melanggar ketentuan dalam Permendagri Nomor 15 Tahun 2023 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Dampaknya, terjadi defisit anggaran, pemborosan belanja, keterlambatan pembayaran kepada pihak ketiga.

 

‎Selain itu, ditemukan pula manipulasi terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam penyusunan APBD maupun Perubahan APBD TA 2024. Target PAD secara sengaja dinaikkan melebihi potensi riil untuk membuka ruang anggaran demi mengakomodasi proyek-proyek DPRD yang tidak ada dalam RKPD. Kebijakan ini berisiko tinggi karena berpotensi menimbulkan shortfall PAD sekitar Rp26 miliar pada akhir tahun anggaran. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar prinsip kehati-hatian dalam penyusunan anggaran, tetapi juga bertentangan dengan PP Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 15 Tahun 2023 yang menekankan perlunya konsistensi antara target pendapatan dengan dokumen perencanaan dan kondisi riil daerah.

 

‎Lebih jauh, proses pembahasan RAPBD TA 2024 oleh DPRD dan TAPD juga menyimpan persoalan serius. Ratusan paket proyek aspirasi senilai Rp70 miliar yang tidak pernah dibahas dalam dokumen KUA-PPAS maupun pra-RKA SKPD justru dimasukkan dalam tahap penetapan APBD Serta potensi kerugian keuangan daerah Hal ini merupakan Korupsi Kolusi Dan Nepotisme Karna ada pengaturan penetapan pelaksana/rekanan dalam pengadaan barang/jasa tersebut. Tutupnya (2R)

 

‎

Previous Post

Dituding Rampas Tanah Masyarakat, Ini Kronologis Lahan PTPN IV Regional 2 wilayah Angkona di Luwu Timur, Sulawesi Selatan

Next Post

Ketua LKKN “TANGKAP DAN PENJARAKAN” Penimbun BBM Solar Subsidi Di Kab. Gowa

Related Posts

Wow, Anggaran Belanja Perjalanan Dinas Biasa Hingga Luar Negeri Sekretariat Lutra Mencapai 4 Milliar, Kini Tuai Sorotan 

Wow, Anggaran Belanja Perjalanan Dinas Biasa Hingga Luar Negeri Sekretariat Lutra Mencapai 4 Milliar, Kini Tuai Sorotan 

by Makassar Investigasi
Mei 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Presiden Koalisi LSM dan Pers Sulsel Mulyadi S.H menyoroti sejumlah anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Utara...

“Dari Nilai Kenabian Menuju Aksi Nyata: Sekolah Kepemimpinan Profetik KAMMI Makassar Digelar”

“Dari Nilai Kenabian Menuju Aksi Nyata: Sekolah Kepemimpinan Profetik KAMMI Makassar Digelar”

by Makassar Investigasi
Mei 4, 2026
0

Sekolah Kepemimpinan Profetik KAMMI Makassar Digelar MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - KAMMI Makassar melalui Pengurus Daerah menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kepemimpinan Profetik...

Presiden Koalisi Menduga Disdik Luwu Ada Kongkalikong Saat Pencairan Dana BOS SMPN 3 BUPON

Presiden Koalisi Sulsel Bakal Kawal Kerugian Keuangan Negara Kabupaten Luwu di APH

by Makassar Investigasi
Mei 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Presiden Koalisi LSM dan Pers Sulsel Mulyadi S.H bakal mengawal sejumlah Laporan Hasil Pemeriksaan BPK/BPKP mulai...

Surati Kejagung, Laksus Minta Kasus Korupsi Bibit Nanas di Kejati Sulsel jadi Atensi

Surati Kejagung, Laksus Minta Kasus Korupsi Bibit Nanas di Kejati Sulsel jadi Atensi

by Makassar Investigasi
Mei 2, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Lembaga Antikorupsi Sulsel (Laksus) melayangkan surat kepada Kejaksaan Agung RI, sekaitan proses penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan bibit...

“Mensyukuri Nikmat, Menjemput Berkah: Pesan Mendalam Dr. Muhammad Ali dalam Seminar Kecamatan Duapitue”

“Mensyukuri Nikmat, Menjemput Berkah: Pesan Mendalam Dr. Muhammad Ali dalam Seminar Kecamatan Duapitue”

by Makassar Investigasi
Mei 2, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Sidrap- Seminar Kecamatan yang digelar oleh Mahasiswa KKN Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar di Masjid Miftahul Khaer Monritoko,...

Disorot Dugaan Manipulasi Visum dan IPAL Rusak, Kapus Ponsel Malah “Menghilang”

Diduga ada Persekongkolan, Penyelewengan Anggaran, Hingga Maladministrasi PKM Ponsel Tuai Sorotan

by Makassar Investigasi
Mei 1, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu - Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Ponrang Selatan (Kapus Puskesmas Ponsel) diduga melakukan penyelewengan anggaran, persekongkolan, hingga maladministrasi....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

edit post
Ditengah Efisiensi Anggaran, Sejumlah Aktivis Mendesak Presiden RI dan APH Audit Anggaran Disdik Luwu

DPW PSMP SULSEL, “Duga Ada Pemberian Gratifikasi Ke Dinas Terkait Atas Pengadaan Buku Diseluruh Sekolah Di Kab. Luwu”

4 bulan ago
edit post
UMI Makassar Dorong Pemuda Padang Assitang Kembangkan Industri Kreatif dari Limbah Jahitan

UMI Makassar Dorong Pemuda Padang Assitang Kembangkan Industri Kreatif dari Limbah Jahitan

9 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In