• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN

Maret 4, 2026
in PEMERINTAHAN
TODDOPULI, SENJATA NEGARA, DAN AMANAH KEKUASAAN
527
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

Sahrul Ariansyah Ketua Bidang Pembinaan Kader KAMMI Daerah Makassar

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar – Peristiwa penembakan di kawasan Toddopuli, Makassar, yang merenggut nyawa seorang remaja 18 tahun bukan sekadar insiden hukum biasa. Ia adalah krisis moral kekuasaan. Ia adalah alarm keras bahwa ketika senjata negara tidak dikendalikan dengan nilai dan tanggung jawab, maka yang gugur bukan hanya satu nyawa, tetapi juga kepercayaan rakyat.

Baca:

Iptu. Asdar Bersama Danposramil, Bagi Takjil Di Donri-donri

KAMMI Makassar Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penembakan Remaja di Toddopuli

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Sebagai kader gerakan mahasiswa Islam, saya memandang kekuasaan sebagai amanah, bukan privilese. Dalam perspektif Islam, setiap pemegang otoritas akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Aparat yang memegang senjata negara sesungguhnya sedang memegang tanggung jawab moral yang sangat besar.

Hak hidup adalah hak paling mendasar. Konstitusi menjaminnya. Islam lebih tegas lagi menjaganya. Al-Qur’an menegaskan bahwa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar seakan membunuh seluruh manusia. Maka setiap peluru yang dilepaskan harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan secara iman.

Jika dalam insiden Toddopuli terdapat kelalaian atau penyalahgunaan kewenangan, maka penyelesaiannya tidak boleh berhenti pada pemeriksaan etik internal atau sanksi administratif. Proses hukum pidana harus berjalan. Transparansi harus dibuka. Publik berhak mengetahui kronologi yang utuh, hasil pemeriksaan, dan status hukum pihak yang terlibat. Tanpa keterbukaan, kepercayaan publik akan terus terkikis.

Kita tidak sedang membangun sentimen anti-polisi. Justru kita sedang membela marwah institusi kepolisian agar tetap berada di jalur profesionalisme dan integritas. Institusi yang kuat bukan yang menutup-nutupi kesalahan, tetapi yang berani membersihkan dirinya sendiri. Keadilan tidak akan melemahkan institusi; ia justru menguatkannya.

Sebagai bagian dari gerakan dakwah dan pergerakan, kita menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Kezaliman sekecil apa pun adalah ancaman bagi ketertiban sosial. Sejarah menunjukkan bahwa kekuasaan yang abai terhadap keadilan akan runtuh oleh ketidakpercayaan rakyatnya sendiri.

Kasus Toddopuli harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap prosedur penggunaan senjata api oleh aparat. Senjata bukan simbol superioritas atas rakyat. Ia adalah alat terakhir dalam situasi paling genting dan terukur. Jika prinsip legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas dilanggar, maka itu bukan lagi penegakan hukum, melainkan penyimpangan amanah.

Makassar hari ini tidak hanya menunggu klarifikasi. Makassar menunggu ketegasan.

Apakah negara berani jujur?

Apakah aparat berani bertanggung jawab?

Supremasi hukum tidak boleh tunduk pada solidaritas korps. Jika ada kesalahan, umumkan. Jika ada pelanggaran, hukum. Jika ada korban, pulihkan hak keluarganya.

Sebagai kader gerakan, saya berdiri bersama masyarakat sipil yang menuntut keadilan secara konstitusional, dengan argumentasi moral dan keberanian menyuarakan kebenaran.

Karena keamanan yang dibangun tanpa keadilan hanyalah ketertiban semu.

Dan negara yang gagal melindungi nyawa rakyatnya sedang mengikis legitimasinya sendiri.

Toddopuli adalah ujian.

Dan sejarah akan mencatat bagaimana negara menjawabnya.(**ML)

Previous Post

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Next Post

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Related Posts

Iptu. Asdar Bersama Danposramil, Bagi Takjil Di Donri-donri

Iptu. Asdar Bersama Danposramil, Bagi Takjil Di Donri-donri

by Makassar Investigasi
Maret 7, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Soppeng - Bersama Danposramil dan Bhayangkari Ranting Donri-Donri, Persit KCK Donri-Donri dan PKK Donri-Donri Kapolsek bagi takjil ke...

KAMMI Makassar Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penembakan Remaja di Toddopuli

KAMMI Makassar Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penembakan Remaja di Toddopuli

by Makassar Investigasi
Maret 7, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 6 Maret 2026 - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Makassar bersama aliansi Cipayung Plus Kota...

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

Sarasehan kebangsaan : PP KAMMI Dorong Konsolidasi Kepentingan Nasional di tengah gejolak global

by Makassar Investigasi
Maret 5, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Jakarta — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar Sarasehan Kebangsaan dan Launching Logo Milad...

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

Nyawa Warga dan Senjata Negara : “Makassar Sedang Menguji Keadilan”

by Makassar Investigasi
Maret 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - 2026, Penembakan yang terjadi di kawasan Toddopuli, Kota Makassar, hingga merenggut nyawa seorang warga adalah alarm...

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

PW KAMMI Sulsel Desak Usut Tuntas dan Copot Oknum Polisi dalam Insiden Penembakan di Toddopuli

by Makassar Investigasi
Maret 3, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar — Peristiwa penembakan yang terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu pagi (1/3/2026)...

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

Cinta Bukan Alasan Kekerasan : “Kampus Harus Diselamatkan dari Krisis Akhlak” oleh : Sahrul Ariansyah

by Makassar Investigasi
Februari 27, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Peristiwa pembacokan terhadap mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bukan sekadar tindak kriminal. Ini adalah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Perkuat Literasi Iklim dan Bencana, PPM Al-Fityan Gowa Kunjungan Belajar ke BMKG

1 bulan ago
Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

Camat Tallo Alamsyah Kuker Dan Memantau Longwis Di Kelurahan Lakkang

4 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    MAKASSAR INVESTIGASI

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In