• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

Pernyataan Sikap Cipayung Plus Kota Makassar : Copot Kapolrestabes Makassar & Kapolsek Panakkukang

Maret 9, 2026
in PEMERINTAHAN
593
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Situasi penegakan hukum di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, tengah menghadapi krisis legitimasi moral yang serius. Rentetan peristiwa kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian bukan lagi dapat disederhanakan sebagai tindakan “oknum”, melainkan mencerminkan adanya persoalan sistemik dalam budaya penegakan hukum yang semakin jauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Tragedi kemanusiaan yang menimpa Arianto Tawakal, seorang pelajar madrasah di Tual yang tewas secara tragis, hingga kasus terbaru penembakan terhadap saudara kita Bertrand Eka Prasetyo Radiman, menjadi bukti nyata bahwa moncong senjata aparat lebih sering diarahkan kepada rakyat daripada kepada pelaku kejahatan yang sesungguhnya.

Baca:

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

Peristiwa-peristiwa ini bukan hanya melukai keluarga korban, tetapi juga melukai nurani publik. Negara tidak boleh memelihara aparat yang berubah menjadi alat kekerasan terhadap rakyatnya sendiri.

Berdasarkan hasil konsolidasi bersama berbagai organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Makassar, kami menyatakan sikap tegas dan tuntutan sebagai berikut:

Poin Tuntutan

1. Copot Kapolrestabes Makassar & Kapolsek Panakkukang Kami menilai pimpinan kepolisian di wilayah ini telah gagal melakukan pengawasan internal serta tidak mampu menjaga profesionalitas aparat di bawah komandonya. Secara moral dan institusional, pimpinan harus bertanggung jawab atas brutalitas yang terjadi.

2. Transparansi Proses Hukum Iptu Dr. Nasrullah Kami menuntut kejelasan dan transparansi penuh atas proses hukum yang melibatkan Iptu Dr. Nasrullah. Hukum tidak boleh tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas atau kepada sesama aparat.

3. Adili Pelaku Tanpa Pandang Bulu Kami menuntut agar seluruh pelaku penembakan dan kekerasan terhadap warga sipil segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami menolak segala bentuk penyelesaian tertutup, kompromi, ataupun sekadar sanksi etik ringan.

4. Bebaskan Aktivis & Hentikan Kriminalisasi Kami mendesak agar aparat kepolisian segera membebaskan kawan-kawan aktivis yang ditahan di Polda Sulawesi Selatan. Aktivisme bukanlah kejahatan, dan kritik terhadap kekuasaan adalah bagian dari demokrasi yang sehat.

5. Hentikan Pembungkaman Media Kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama demokrasi. Segala bentuk intimidasi, tekanan, ataupun pembatasan terhadap jurnalis yang menjalankan tugas peliputan harus segera dihentikan.

Jenderal Lapangan Cipayung Plus Kota Makassar, Hariandi, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak akan berhenti sampai proses hukum berjalan secara terbuka dan adil.

“Gerakan ini tidak akan berhenti pada satu aksi saja. Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Jika keadilan tidak ditegakkan, maka gelombang perlawanan mahasiswa akan semakin besar. Jalanan Makassar akan terus menjadi ruang perjuangan sampai kebenaran ditegakkan,” tegas Hariandi.

Cipayung Plus Kota Makassar menegaskan bahwa jika tuntutan ini diabaikan, maka gelombang aksi mahasiswa akan terus meluas. Mahasiswa tidak akan membiarkan satu tetes darah rakyat tumpah tanpa adanya keadilan yang ditegakkan.

Kami akan terus mengawal kasus ini hingga kebenaran benar-benar menemukan jalannya.(**ML)

 

 

Previous Post

Diduga Langgar PERMEN, Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Tuai Sorotan 

Next Post

Presiden Koalisi LSM dan Pers Menantang Ketua DPRD hingga Bupati Luwu Tutup Dapur MBG Pattedong Selatan

Related Posts

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

by Makassar Investigasi
Juni 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 18 Juni 2026 – KAMMI Daerah Makassar melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri Makassar untuk menyampaikan aspirasi terkait...

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

by Makassar Investigasi
Juni 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Reformasi 1998 lahir sebagai tonggak penting demokrasi Indonesia. Ia membawa mandat besar: kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional setiap...

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

by Makassar Investigasi
Juni 2, 2026
0

MAKASSAKASSAR INVESTIGASI.ID| Maros - Menyikapi penyediaan Rusunawa di Kabupaten Maros yang diduga tidak tepat sasaran, dimana berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak)...

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

by Makassar Investigasi
Mei 30, 2026
0

Andi Sirajuddin  MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Permasalah jarak antara rumah atau gedung dan jalan di Makassar yang lebih dikenal dengan...

“Ketika Masjid Bicara Masa Depan Generasi” Opini Oleh : Sahrul Ariansyah

by Makassar Investigasi
Mei 30, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Kultum subuh yang saya ikuti di Masjid Sultan Alauddin JL Prof.Abdurahman Basalamah memberikan banyak pelajaran dan...

Normalisasi Sungai Suli Tahap Pertama Selesai, Lurah Suli: Berkat Perjuangan Ibu Enceng Warga Bisa Tidur Nyenyak

by Makassar Investigasi
Mei 21, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Ir. Fadriaty Asmaun, ST, MM, melaksanakan kegiatan pengawasan pelaksanaan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemeliharaan Jalan Nasional Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan  Berpotensi Terindikasi Melanggar UU No.22 Sebab Membahayakan Keselamatan Pengendara

4 bulan ago

KAMMI Makassar Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penembakan Remaja di Toddopuli

4 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In