• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

“Paradoks Dewan Perdamaian dan Gugurnya Prajurit TNI” Oleh : Muhammad Ilham

April 5, 2026
in PEMERINTAHAN
492
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Indonesia adalah negara hukum yang menjadikan konstitusi sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan, baik nasional maupun internasional. Dalam Pembukaan UUD 1945 secara tegas dinyatakan bahwa Indonesia “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.” Amanat ini bukan sekadar retorika, melainkan komitmen moral dan politik bangsa Indonesia untuk berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.

Dalam praktik hubungan internasional, Indonesia mengusung politik luar negeri bebas aktif. Prinsip ini menegaskan bahwa Indonesia tidak berpihak pada kekuatan global tertentu, namun tetap aktif berkontribusi dalam penyelesaian konflik dan pembangunan perdamaian. Salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut adalah keterlibatan Indonesia dalam berbagai forum multilateral serta partisipasi dalam misi penjaga perdamaian dunia.

Baca:

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

Namun, realitas global kerap menghadirkan paradoks. Keterlibatan Indonesia dalam apa yang disebut sebagai “Board of Peace” (BoP) atau forum perdamaian internasional justru memunculkan berbagai respons di dalam negeri. Sebagian pihak mendukung langkah tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata Indonesia di panggung global. Namun, tidak sedikit pula yang mengkritisi dan mempertanyakan efektivitas serta legitimasi forum tersebut.

Kritik ini semakin menguat ketika negara-negara besar yang menjadi inisiator atau aktor utama dalam forum perdamaian justru terlibat dalam konflik bersenjata. Misalnya, ketika Amerika Serikat melakukan tindakan militer terhadap Iran, hal ini menimbulkan kontradiksi serius terhadap semangat perdamaian yang diusung. Tindakan tersebut memicu pertanyaan mendasar: apakah forum perdamaian benar-benar berfungsi sebagai instrumen menjaga stabilitas global, atau hanya menjadi alat legitimasi kepentingan politik negara tertentu?

Di tengah dinamika tersebut, tragedi gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian menambah dimensi emosional sekaligus politis. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force Lebanon (UNIFIL) di Lebanon gugur akibat serangan militer Israel.

Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia, tetapi juga memunculkan pertanyaan kritis terkait jaminan keamanan pasukan perdamaian serta sikap tegas pemerintah.

Kejadian ini mencerminkan adanya paradoks dalam sistem perdamaian global. Di satu sisi, pasukan penjaga perdamaian diutus untuk meredam konflik dan melindungi masyarakat sipil. Namun di sisi lain, mereka justru menjadi korban dalam konflik yang seharusnya dikendalikan oleh mekanisme internasional. Hal ini menunjukkan adanya kelemahan struktural dalam sistem keamanan global, termasuk kurangnya efektivitas perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian.

Dari perspektif nasional, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keterlibatan Indonesia dalam forum-forum perdamaian internasional. Evaluasi ini bukan berarti menarik diri dari komitmen global, melainkan memastikan bahwa setiap partisipasi benar-benar sejalan dengan kepentingan nasional serta prinsip keadilan dan perdamaian yang diamanatkan konstitusi.

Selain itu, Indonesia juga perlu memperkuat posisi tawarnya di kancah internasional. Sebagai negara yang konsisten mengirimkan pasukan perdamaian, Indonesia memiliki legitimasi moral untuk mendesak reformasi sistem perdamaian global agar lebih adil, transparan, dan tidak didominasi oleh kepentingan negara tertentu.

Pada akhirnya, tragedi gugurnya prajurit TNI harus menjadi momentum refleksi. Perdamaian tidak boleh hanya menjadi slogan dalam forum internasional, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsisten dari seluruh aktor global. Indonesia, dengan prinsip bebas aktifnya, memiliki peran strategis untuk mendorong perubahan tersebut.

Jika tidak, maka keterlibatan dalam forum perdamaian hanya akan menjadi ironi: ketika negara berkomitmen menjaga perdamaian dunia, namun justru harus mengorbankan putra-putra terbaiknya dalam sistem yang belum sepenuhnya adil dan efektif.(**ML)

Previous Post

DPP AMAN Apresiasi Komisi III DPR RI, Siap Kawal dari Upaya Pelemahan Institusi

Next Post

Selain Dana PIP SDN 54 Lanipa yang Diduga Tidak Tepat Sasaran, Presiden Koalisi Sulsel Soroti Anggaran Dana BOS 

Related Posts

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

by Makassar Investigasi
Juli 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| SINJAI, SULAWESI SELATAN – Alokasi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

by Makassar Investigasi
Juni 28, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu, LIKMA INDONESIA Mewakili Bupati Camat Burau menghadiri kegiatan Syukuran dan Pesta Panen Padi (Kesenian Dero) di Kampung...

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

by Makassar Investigasi
Juni 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 18 Juni 2026 – KAMMI Daerah Makassar melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri Makassar untuk menyampaikan aspirasi terkait...

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

by Makassar Investigasi
Juni 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Reformasi 1998 lahir sebagai tonggak penting demokrasi Indonesia. Ia membawa mandat besar: kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional setiap...

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

by Makassar Investigasi
Juni 2, 2026
0

MAKASSAKASSAR INVESTIGASI.ID| Maros - Menyikapi penyediaan Rusunawa di Kabupaten Maros yang diduga tidak tepat sasaran, dimana berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak)...

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

by Makassar Investigasi
Mei 30, 2026
0

Andi Sirajuddin  MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Permasalah jarak antara rumah atau gedung dan jalan di Makassar yang lebih dikenal dengan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

edit post

Akhirnya Dua Orang Mafia Tanah Eks Kebun Binatang Di Makassar Diciduk Polisi

4 tahun ago
edit post

Salah Satu Rumah Dikompleks Hartaco Menyimpan Bahan “Berbahaya”

1 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In