MAKASSARINVETIGASI.ID MAKASSAR – Korupsi bukan hanya sekadar persoalan hukum, melainkan sebuah tantangan besar yang dapat menghambat roda kemajuan bangsa. Menyadari hal tersebut, upaya membangun budaya integritas harus ditanamkan sejak dini, termasuk di lingkungan pendidikan vokasi transportasi.
Guna mewujudkan komitmen tersebut, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Anti-Korupsi yang bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Acara penting ini mengusung tema besar, yaitu “Integritas Taruna Hari Ini, Masa Depan Transportasi Indonesia.
“Kegiatan edukatif ini menghadirkan Inspektur II Kementerian Perhubungan, Bapak Ir. Hengki Angkasawan, QGIA, yang bertindak langsung sebagai narasumber utama untuk memberikan pemaparan komprehensif di hadapan para peserta.
Melalui diseminasi ini, para taruna dan taruni diajak untuk memahami secara mendalam bahwa integritas bukan sekadar nilai yang diucapkan di bibir saja. Lebih dari itu, integritas merupakan prinsip mendasar yang wajib diwujudkan dalam setiap tindakan, keputusan, serta tanggung jawab profesi di masa depan. Sektor transportasi yang aman, transparan, dan berkualitas tinggi diyakini harus berawal dari kesiapan sumber daya manusia yang jujur dan berintegritas.
Di akhir momentum ini, PIP Makassar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun generasi pelaut dan insan transportasi yang berkarakter kuat, profesional, serta berkomitmen penuh menolak segala bentuk praktik korupsi demi menyongsong Indonesia yang lebih maju.







