• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home PEMERINTAHAN

KAMMI Makassar Gelar FGD Bahas Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Februari 8, 2026
in PEMERINTAHAN
487
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar — Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Membaca Demokrasi: Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD, Legitimasi Rakyat atau Legitimasi Elit?” pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Aula Rapat DPD RI Kota Makassar.

Baca:

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Junaedi, SE., ME (Tenaga Ahli Pimpinan DPD RI), Dr. Dede Arwinsyah, S.H., M.H (Ketua Bawaslu Makassar), Sapri, S.H., M.H (Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Makassar), Febrianto Syam, S.IP., M.Si (Pengamat Politik), serta Muhammad Imran, S.Sos (Tokoh Muda dan Aktivis Mahasiswa). Diskusi dipandu oleh Muhammad Ikhsan Abdullah selaku moderator.

Ketua Umum KAMMI Daerah Makassar, Muhammad Ilham, S.H, dalam pengantarnya menyampaikan bahwa diskursus mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah perlu dilihat secara komprehensif, tidak hanya dari aspek prosedural tetapi juga substansi demokrasi.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD memang masih berada dalam kerangka demokrasi perwakilan. Namun demikian, terdapat potensi berkurangnya legitimasi publik terhadap kepala daerah yang terpilih.

“Pilkada dipilih DPRD tetap bagian dari demokrasi. Namun berpotensi melahirkan delegitimasi rakyat, karena kepala daerah bisa dipersepsikan terpilih lebih karena kepentingan elite politik daripada aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Ilham juga menyoroti persoalan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif yang masih menjadi perhatian masyarakat.

“Masih adanya berbagai isu di lembaga legislatif membuat kepercayaan publik belum sepenuhnya kuat. Karena itu dikhawatirkan kepala daerah yang dipilih DPRD tidak benar-benar berdasarkan kepentingan rakyat,” lanjutnya.

Menurutnya, alasan efisiensi anggaran maupun potensi konflik tidak cukup menjadi dasar untuk mengubah mekanisme pilkada langsung. Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem pemilu dan penguatan kaderisasi partai politik.

“Jika pilkada dipilih DPRD hanya karena alasan efisiensi dan menghindari konflik, maka yang perlu diperbaiki adalah sistem pemilu serta proses perkaderan partai. Partai politik harus menjadi inkubasi kepemimpinan yang melahirkan pemimpin berorientasi pada kepentingan rakyat,” tegas Ilham.

Melalui forum ini, KAMMI Makassar berharap ruang diskusi publik tetap terbuka sehingga arah demokrasi lokal tetap menjaga prinsip kedaulatan rakyat, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas kepemimpinan daerah.

FGD berlangsung interaktif dengan sesi pemaparan materi dan tanya jawab peserta, yang sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa dan pemuda di Kota Makassar.(**ML)

Previous Post

Karta Jayadi Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Mantan WR II : Legal Standingnya Dinilai Cacat Karena Sudah Tidak Menjabat Rektor

Next Post

33 Santri Rumah Tahfidz Ibnu Amir–Nurul Yaqin Ikuti Tasyakkuran Hafalan, Wujud Syukur Perjuangan Menghafal Al-Qur’an

Related Posts

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

Forum Merah Putih Indonesia “Desak Transparansi Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Sinjai Tembus Miliaran Rupiah”.

by Makassar Investigasi
Juli 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| SINJAI, SULAWESI SELATAN – Alokasi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

LIKMA INDONESIA Wakili Bupati Burau Hadiri Syukuran Pesta Panen Padi, Dalam Kegiatan Kesenian Dero di Kampung Lumbewe Kab. Luwu

by Makassar Investigasi
Juni 28, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Luwu, LIKMA INDONESIA Mewakili Bupati Camat Burau menghadiri kegiatan Syukuran dan Pesta Panen Padi (Kesenian Dero) di Kampung...

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

KAMMI Makassar Minta Kejaksaan Negeri Makassar Evaluasi Program MBG Sulsel

by Makassar Investigasi
Juni 19, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, 18 Juni 2026 – KAMMI Daerah Makassar melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri Makassar untuk menyampaikan aspirasi terkait...

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

Bumerang Reformasi dan Krisis Kepercayaan Publik Oleh Muhammad Ilham Ketua KAMMI Makassar

by Makassar Investigasi
Juni 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Reformasi 1998 lahir sebagai tonggak penting demokrasi Indonesia. Ia membawa mandat besar: kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional setiap...

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

LPKSM MASPEKINDO “Desak Pihak Terkait Tertibkan Penghuni Rusunawa Maros”

by Makassar Investigasi
Juni 2, 2026
0

MAKASSAKASSAR INVESTIGASI.ID| Maros - Menyikapi penyediaan Rusunawa di Kabupaten Maros yang diduga tidak tepat sasaran, dimana berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak)...

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

DPP LIRI : “Desak Pemkot Makassar Melalui Dinas Tata Ruang Agar Tindak Tegas Pelanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB)”.

by Makassar Investigasi
Mei 30, 2026
0

Andi Sirajuddin  MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar - Permasalah jarak antara rumah atau gedung dan jalan di Makassar yang lebih dikenal dengan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

edit post

Akhirnya Dua Orang Mafia Tanah Eks Kebun Binatang Di Makassar Diciduk Polisi

4 tahun ago
edit post

Salah Satu Rumah Dikompleks Hartaco Menyimpan Bahan “Berbahaya”

1 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In