• Blog
  • Contact
  • Home
  • Home 1
  • REDAKSI
  • Sample Page
  • Sample Page
Rabu, September 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
    • RAGAM
    • Lifestyle
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
    • Investigasi
    • PERISTIWA
    • KRIMINAL
No Result
View All Result
MAKASSAR INVESTIGASI
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
Home DAERAH

Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Walanae Kab. Wajo Capai 77 persen

September 16, 2026
in DAERAH, PEMERINTAHAN, RAGAM
Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Walanae Kab. Wajo Capai 77 persen
479
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| WAJO, Pembangunan infrastruktur pengendali banjir Sungai Walanae di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kini mulai menunjukkan hasil nyata. Proyek dengan nilai pagu anggaran lebih dari Rp14 miliar tersebut terus dikebut dan telah mencapai progres fisik sekitar 77 persen.

Pekerjaan yang dilaksanakan PT Sarjis Agung Indrajaya itu mulai dikerjakan pada awal Juni 2026. Percepatan pembangunan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan sekaligus memastikan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target kontrak.

Baca:

Cipayung Plus Kepung Pertamina, Beri Ultimatum 3×24 Jam : “Makassar Gelap, Migas Sulit dan Rakyat Menjerit”

BBM Dijual Mahal di Tengah Antrean, KAMMI UIN Alauddin Desak Oknum Pemain Harga Ditindak Tegas

“KAMMI Makassar Desak Pertamina Bertanggung Jawab”

Yang menarik, pembangunan pengendali banjir dan perkuatan tebing Sungai Walanae ini bukan tiba-tiba muncul. Program tersebut sebelumnya telah terus disuarakan dan diperjuangkan oleh anggota DPR RI, H. Andi Irwan Darmawan Aras, pada tahun-tahun sebelumnya.

Aspirasi tersebut akhirnya mendapat realisasi pada Tahun Anggaran 2026. Bagi masyarakat di sekitar bantaran Sungai Walanae, khususnya di Desa Bentenglompoe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, terealisasinya pembangunan ini menjadi kabar yang dinilai sangat berarti.

Aspirasi yang Akhirnya Menjadi Pembangunan Nyata

Selama ini, kondisi bantaran Sungai Walanae menjadi perhatian masyarakat karena potensi gerusan dan ancaman meningkatnya debit air ketika curah hujan tinggi.

Karena itu, kebutuhan pembangunan perkuatan tebing dan pengendali banjir telah menjadi salah satu persoalan yang terus mendapat perhatian dan disuarakan kepada pemerintah.

H. Andi Irwan Darmawan Aras disebut secara konsisten menyuarakan kebutuhan tersebut pada tahun sebelumnya. Kini, aspirasi itu telah bertransformasi menjadi pekerjaan fisik yang sedang berjalan di lapangan.

Realisasi pada Tahun Anggaran 2026 tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat yang dikawal melalui jalur legislatif dapat berujung pada pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, apa yang selama ini kita suarakan dan perjuangkan akhirnya bisa terlaksana di Tahun Anggaran 2026. Harapan kita, pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan perlindungan bagi masyarakat yang berada di sekitar Sungai Walanae,” demikian harapan yang disampaikan terkait realisasi program tersebut.

Progres 77 Persen, Pengawasan Harus Diperketat.

Dengan progres sekitar 77 persen, pekerjaan kini memasuki tahapan penting. Percepatan memang diperlukan, terlebih ancaman musim hujan semakin dekat. Namun, percepatan tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas pekerjaan.

Kepala Satuan Kerja (Satker), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan pihak kontraktor pelaksana terus melakukan koordinasi serta pengawasan di lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak.

“Kami terus menggenjot pembangunan ini agar selesai sesuai target kontrak yang telah disepakati. Koordinasi yang erat antara satker, PPK, dan pihak kontraktor menjadi kunci utama percepatan ini tanpa mengabaikan aspek mutu,” ujar salah satu pengawas di lapangan.

Pihak pelaksana juga menegaskan bahwa pekerjaan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Mutu Kontrak (RMK).

Salah satu bagian penting dalam pekerjaan adalah pembangunan struktur perkuatan untuk menghadapi tekanan arus dan potensi gerusan sungai. Material batu dengan bobot sekitar 100 hingga 200 kilogram digunakan sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.

Penggunaan alat berat dan material pendukung juga disesuaikan dengan dokumen kontrak yang telah ditetapkan.

Warga Berharap Tak Lagi Waswas Saat Musim Hujan

Bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Walanae, pembangunan tersebut bukan hanya soal angka anggaran maupun progres pekerjaan. Infrastruktur itu diharapkan menjadi perlindungan nyata ketika debit sungai meningkat.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan perkuatan tebing sungai ini, warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Walanae bisa merasa lebih aman dan tenang saat musim hujan nanti,” ungkap salah seorang pekerja proyek yang juga merupakan warga lokal.

Harapan masyarakat sederhana : pembangunan yang telah lama disuarakan tersebut benar-benar kokoh, berkualitas, dan mampu menjalankan fungsi sebagaimana tujuan awalnya.

Dari Aspirasi, Kini Menunggu Hasil

Realisasi proyek ini sekaligus menempatkan Tahun Anggaran 2026 sebagai momentum penting bagi masyarakat sekitar Sungai Walanae. Aspirasi yang sebelumnya terus disuarakan kini telah menjadi pekerjaan fisik dengan progres mencapai 77 persen.

Namun, pekerjaan belum selesai. Tahap akhir pembangunan akan menjadi penentu. Kualitas konstruksi, kesesuaian spesifikasi, ketepatan waktu, dan fungsi infrastruktur setelah selesai harus menjadi perhatian hingga proyek benar-benar rampung.

Sebab, keberhasilan proyek pengendali banjir tidak cukup diukur dari seberapa cepat bangunan selesai. Ukuran yang paling penting adalah sejauh mana infrastruktur tersebut mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat ketika Sungai Walanae kembali menghadapi debit air tinggi.

Aspirasi telah disuarakan, anggaran telah direalisasikan, pembangunan telah berjalan. Kini masyarakat menunggu satu hal: hasil pembangunan yang benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang.(**ML)

Previous Post

Cipayung Plus Kepung Pertamina, Beri Ultimatum 3×24 Jam : “Makassar Gelap, Migas Sulit dan Rakyat Menjerit”

Related Posts

Cipayung Plus Kepung Pertamina, Beri Ultimatum 3×24 Jam : “Makassar Gelap, Migas Sulit dan Rakyat Menjerit”

Cipayung Plus Kepung Pertamina, Beri Ultimatum 3×24 Jam : “Makassar Gelap, Migas Sulit dan Rakyat Menjerit”

by Makassar Investigasi
September 15, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Persoalan kelangkaan BBM dan LPG di Kota Makassar kembali memantik kemarahan kelompok mahasiswa. Cipayung Plus Kota Makassar...

BBM Dijual Mahal di Tengah Antrean, KAMMI UIN Alauddin Desak Oknum Pemain Harga Ditindak Tegas

BBM Dijual Mahal di Tengah Antrean, KAMMI UIN Alauddin Desak Oknum Pemain Harga Ditindak Tegas

by Makassar Investigasi
September 14, 2026
0

MAKASSAR INVESTASI.ID| Makassar, Ketua Umum KAMMI Komisariat UIN Alauddin Makassar, Muhammad Ikhsan Abdullah, mendesak pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum...

“KAMMI Makassar Desak Pertamina Bertanggung Jawab”

“KAMMI Makassar Desak Pertamina Bertanggung Jawab”

by Makassar Investigasi
September 13, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Ketua Umum KAMMI Daerah Makassar, Sahrul Ariansyah, menyatakan dukungan terhadap tuntutan Pimpinan Wilayah KAMMI Sulawesi Selatan terkait...

Sahrul Ariansyah Terpilih Pimpin KAMMI Daerah Makassar Periode 2026–2027

Sahrul Ariansyah Terpilih Pimpin KAMMI Daerah Makassar Periode 2026–2027

by Makassar Investigasi
September 7, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| Makassar, Sahrul Ariansyah terpilih sebagai Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Makassar periode 2026–2027 dalam...

PEMUDA ADAT BURU NYATAKAN DUKUNGAN PENUH TERHADAP KEBERADAAN POS PAM DI KAWASAN GUNUNG BOTAK

PEMUDA ADAT BURU NYATAKAN DUKUNGAN PENUH TERHADAP KEBERADAAN POS PAM DI KAWASAN GUNUNG BOTAK

by Makassar Investigasi
September 6, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| NAMLEA, BURU — Unsur pemuda adat di Kabupaten Buru, Maluku, menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Pos Pengamanan (Pos...

“Guru dan Santri PPM Al-Fityan Gowa Tampil Gemilang di OBA 9 Sulsel, Sabet Dua Juara 1 Sekaligus”

“Guru dan Santri PPM Al-Fityan Gowa Tampil Gemilang di OBA 9 Sulsel, Sabet Dua Juara 1 Sekaligus”

by Makassar Investigasi
September 4, 2026
0

MAKASSAR INVESTIGASI.ID| GOWA, — Prestasi gemilang ditorehkan Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Fityan Gowa dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kecamatan Tamalate Menggelar Pekan Porseni Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke 77

4 tahun ago

DPW PSMP SULSEL “Tetap Mensupport Kejati Sulsel Dalam Mengungkap Kasus Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi UNM Makassar”

1 tahun ago

Popular News

    Connect with us

    Makassar Investigasi adalah media online dengan tagline media terpercaya

    Category

    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • Investigasi
    • KRIMINAL
    • Lifestyle
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • RAGAM
    • About
    • REDAKSI

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    No Result
    View All Result
    • Blog
    • Contact
    • Home
    • Home 1
    • REDAKSI
    • Sample Page
    • Sample Page

    © 2023 Makassar Investigasi - Premium WordPress news & magazine theme by MI.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In